Bencana Iklim dan Krisis Energi Bebani Fiskal
📅 Rabu, 19 Agu 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiIESR melihat RAPBN 2027 sebagai momentum untuk memperkuat integrasi agenda transisi energi dan aksi iklim dalam kebijakan fiskal nasional. Ada lima dorongan utama yang disampaikan kepada pemerintah, yaitu: memperkuat penganggaran berbasis iklim dan transisi energi; meningkatkan alokasi investasi untuk energi terbarukan dan efisiensi energi; mempercepat pensiun dini pembangkit listrik tenaga batu bara yang sudah tidak ekonomis; memperkuat instrumen pembiayaan hijau; dan memastikan seluruh investasi publik selaras dengan target net zero emission (NZE) Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!