UI Kembangkan AI untuk Deteksi Jalan Rusak, Cek Kerusakan Lebih Cepat dan Akurat
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 14:31 WIB | Oleh: Tim PenulisDepok - Peneliti Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) Agus Mulyanto mengembangkan metode inspeksi kerusakan permukaan jalan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Inovasi tersebut dikembangkan melalui disertasinya berjudul “Development of a Road Depression Inspection Method Based on Deep Learning and Three-Dimensional Geometric Analysis Using a Binocular Stereo Vision Camera”.
Dalam penelitian tersebut, Agus mengintegrasikan teknologi deep learning, analisis geometri tiga dimensi, dan kamera binocular stereo vision untuk mengidentifikasi serta mengukur depresi atau penurunan permukaan jalan secara otomatis.
“Saya berharap penelitian ini dapat menjadi salah satu kontribusi dalam pengembangan teknologi inspeksi jalan yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan analisis tiga dimensi. Harapannya, pendekatan ini dapat mendukung proses pemeliharaan infrastruktur yang lebih efektif serta memberikan manfaat bagi pengembangan sistem transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Agus di Kampus UI Depok, Selasa (18/8).
Agus menjelaskan sistem yang dikembangkan mampu memperoleh informasi kedalaman permukaan jalan sehingga dapat menghasilkan identifikasi kerusakan secara lebih akurat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penggunaan kamera binocular stereo vision juga memungkinkan sistem merekonstruksi bentuk permukaan jalan dalam model tiga dimensi. Informasi tersebut kemudian diintegrasikan dengan teknologi AI untuk memahami karakteristik geometris permukaan jalan.
Pendekatan tersebut dinilai dapat meningkatkan objektivitas hasil inspeksi sekaligus mengurangi potensi kesalahan yang kerap terjadi dalam pemeriksaan secara konvensional.
Hasil penelitian menunjukkan pendekatan berbasis AI dan analisis tiga dimensi memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi sistem pemeliharaan infrastruktur jalan di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Inovasi itu dapat dimanfaatkan pemangku kebijakan, pengelola jalan, hingga industri transportasi untuk memantau kondisi jalan secara lebih cepat, mengidentifikasi kerusakan, serta menyusun prioritas pemeliharaan berdasarkan data.
Penelitian tersebut sekaligus memperkuat komitmen UI dalam mendorong kontribusi akademisi melalui inovasi teknologi digital yang dapat menjawab tantangan pembangunan nasional.
Implementasi sistem pemantauan berbasis AI diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi inspeksi, tetapi juga mendukung terciptanya infrastruktur transportasi yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan serta mempercepat transformasi digital sektor transportasi di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!