Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kopi Kerinci Siap Mendunia, Ekosistem Jadi Kunci Ekspor

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 20:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kopi Kerinci Siap Mendunia, Ekosistem Jadi Kunci Ekspor Doc: ANTARA/ Wahdi Septiawan.
Ket. Ilustrasi - Petani memanen biji kopi arabika di Gunung Labu, Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, Jambi.

KERINCI – Kopi Kerinci menjadi salah satu potensi komoditas unggulan yang dapat mengangkat nama daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Karakteristik wilayah dataran tinggi Kerinci memberikan modal alam yang kuat untuk menghasilkan kopi dengan cita rasa khas dan nilai jual yang tinggi.

Dengan peningkatan kualitas budidaya, pengolahan pascapanen, serta penguatan akses pasar, kopi Kerinci berpeluang semakin dikenal sebagai produk lokal berdaya saing di pasar nasional maupun ekspor.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mendorong pembangunan ekosistem kopi Kerinci tembus pasar global melalui penguatan sistem pemasaran terintegrasi dari hulu ke hilir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi Ariansyah saat membuka Festival Pesta Rakyat Petani Kopi Kerinci 2026 di Lapangan Desa Batang Sangir, Kabupaten Kerinci, Jumat (11/9), mengatakan pengembangan kopi Kerinci ke depan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi.

"Kita perlu membangun ekosistem yang lebih utuh, mulai dari budidaya, peningkatan produktivitas, pascapanen, standardisasi mutu pengolahan, pengemasan, sertifikasi, branding, promosi, hingga perluasan akses pasar di dalam dan luar negeri," kata Ariansyah.

Ia menyampaikan, festival kopi merupakan momentum strategis untuk memperluas pasar kopi Jambi, sekaligus membuka peluang investasi serta kemitraan yang sehat antara pemerintah, petani, koperasi, pelaku usaha, hingga lembaga pembiayaan.

Menurut dia, kegiatan ini tidak boleh berhenti sebagai ajang promosi semata, melainkan harus menjadi bagian strategi pengembangan ekonomi lokal yang berdampak pada pertumbuhan UMKM.

Sekaligus menciptakan lapangan kerja, pemberdayaan generasi muda, serta pengembangan agrowisata dan budaya di Kabupaten Kerinci.

Tambah dia, dalam kesempatan itu pemerintah bersama pihak terkait melepas ekspor kopi Kerinci ke Kanada sebanyak tujuh ton senilai Rp1,2 miliar, serta ke Malaysia dengan volume tujuh ton senilai Rp1,2 miliar untuk dua perusahaan (buyer).

Penguatan pasar global juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan pengelola dan perdagangan dan perusahaan asal Amerika Serikat.

Kerja sama itu dalam bentuk pengiriman dua kontainer kopi yang dijadwalkan pada Oktober dan November 2026, dengan mencatat nilai ekspor mencapai Rp6,5 miliar.

Selain perluasan pasar, penguatan akses pembiayaan petani juga disalurkan melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) untuk usaha agroforestri kopi kelompok tani hutan dan kelompok usaha perhutanan sosial.

Badan layanan di bawah Kementerian Keuangan itu, rencananya akan menyalurkan bantuan untuk 100 petani binaan di Kerinci dan Bengkulu senilai Rp1,5 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.