Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lobster Batam Tembus Singapura, Pasar Ekspor Makin Menggoda

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 19:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lobster Batam Tembus Singapura, Pasar Ekspor Makin Menggoda Doc: ANTARA FOTO/ Syifa Yulinas
Ket. Ilustrasi - Lobster kualitas ekspor.

JAKARTA – Budi daya lobster untuk pasar ekspor menjadi peluang strategis untuk meningkatkan nilai tambah sektor kelautan sekaligus memperluas sumber devisa Indonesia.

Potensi permintaan pasar global perlu diimbangi dengan pengelolaan budi daya yang terukur, mulai dari ketersediaan benih, teknologi pemeliharaan, hingga standar kualitas dan keberlanjutan.

Dengan tata kelola yang tepat, lobster tidak hanya menjadi komoditas bernilai tinggi, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru bagi pembudi daya dan masyarakat pesisir.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut hasil modeling budi daya lobster di Batam, Kepulauan Riau, telah menghasilkan lobster ukuran konsumsi yang dipasarkan hingga ke Singapura.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru Rahayu mengatakan capaian tersebut menunjukkan budi daya lobster dalam negeri telah mampu dilakukan sejak stadia benih bening lobster (BBL) hingga ukuran konsumsi.

“Ini menunjukkan kita sudah bisa membudidayakan lobster mulai dari stadia benih bening lobster (BBL) sampai ukuran konsumsi, bahkan hasilnya sudah bisa kita jual dan ekspor,” ujarnya dalam siaran pers resmi KKP di Jakarta, Jumat (11/9).

Menurut Haeru, sebanyak 339,5 kilogram lobster hasil modeling budi daya lobster Batam telah dipasarkan ke Singapura dan mendapat respons positif dari pasar. KKP menargetkan pengiriman berikutnya dilakukan pada November 2026.

Haeru mengatakan keberhasilan budi daya lobster di Batam akan dikembangkan ke sejumlah wilayah untuk mendukung kebutuhan pasar dalam negeri maupun ekspor.

KKP berencana memperluas pengembangan fasilitas modeling budi daya lobster di Situbondo, Jawa Timur, setelah pengembangan serupa dilakukan di Batam dan Nusa Tenggara Barat.

Ia menjelaskan modeling budi daya di Batam diarahkan untuk mendukung wilayah barat Indonesia, Situbondo untuk wilayah tengah, serta Lombok dan Nusa Tenggara Barat untuk kawasan timur.

Menurut Haeru, pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas kapasitas budi daya lobster sekaligus membangun rantai pasok yang mendukung kebutuhan pasar.

Sementara itu, eksportir kepiting dan lobster ke Singapura dan China, Sugianto menilai lobster hasil budi daya Balai Perikanan Budi Daya Laut (BPBL) Batam memiliki prospek pasar yang baik.

Sebelum panen dalam jumlah lebih besar, pihaknya telah melakukan uji pasar lobster hasil budi daya Batam. Menurut dia, kondisi lobster tetap prima hingga tiba di tempat penampungan dan saat diuji ke pasar Singapura.

“Kualitasnya bagus, lobsternya tidak loyo. Sampai di penampungan kondisinya tetap bagus. Kita juga sudah tes ekspor ke Singapura dan responsnya sangat baik,” ujar Sugianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.