Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Liga Inggris: Era Guardiola Berakhir, Maresca Dituntut Jaga Dominasi Manchester City

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 10:00 WIB | Oleh:

City telah mempersiapkan kedalaman lini tengah dengan mendatangkan gelandang Inggris Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 116 juta pound.

Anderson diharapkan memberikan energi, kemampuan merebut bola, serta kedalaman yang dibutuhkan City. Sementara itu, pemain muda seperti Rayan Cherki dan Nico O'Reilly menawarkan energi baru di skuad.

Meski memiliki banyak pemain berkualitas, City juga mengalami perubahan besar. Dua pemain berpengalaman, Bernardo Silva dan John Stones, telah meninggalkan klub.

Kepergian mereka bukan hanya mengurangi kualitas teknis, tetapi juga menghilangkan pengalaman dan kepemimpinan dari ruang ganti. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Maresca.

Musim lalu, City memang mampu memenangkan dua trofi domestik. Namun, finis di posisi kedua di bawah Arsenal terasa kurang memuaskan jika dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan Guardiola. Bagi klub lain, dua trofi dalam satu musim mungkin merupakan pencapaian luar biasa.

Bagi City era Guardiola, itu belum cukup. Dan realitas tersebut menggambarkan besarnya tekanan yang akan dihadapi Maresca.

Maresca tidak akan dinilai hanya berdasarkan keindahan permainan. Manajemen dan suporter City menginginkan persaingan gelar sejak musim pertamanya.

Pertanyaan terbesar adalah seberapa cepat pemain dan staf dapat beradaptasi dengan kehidupan setelah Guardiola. Pengaruh Guardiola selama bertahun-tahun jauh melampaui taktik. Ia membentuk budaya klub, standar latihan, cara pemain berpikir dan bahkan ekspektasi terhadap kemenangan.

Maresca memang memiliki keuntungan karena memahami lingkungan tersebut. Tetapi ada perbedaan besar antara menjadi orang kepercayaan Guardiola dan menjadi orang yang bertanggung jawab atas seluruh proyek.

Maresca mungkin membutuhkan waktu untuk menemukan formula terbaik, terutama karena sejumlah pemain baru kembali dari tugas internasional di Piala Dunia. Namun, Manchester City tetap menjadi salah satu favorit utama di setiap kompetisi yang mereka ikuti.

Kuncinya adalah bagaimana Maresca menggabungkan kesinambungan dengan inovasi. Jika terlalu banyak mengubah sistem Guardiola, City berisiko kehilangan identitas yang telah membuat mereka sukses.

Sebaliknya, jika terlalu mempertahankan formula lama, lawan bisa membaca permainan mereka dengan lebih mudah. Maresca harus menemukan keseimbangan.

Ia memiliki skuad dengan kualitas luar biasa, mesin gol bernama Haaland, gelandang kelas dunia seperti Rodri, serta sejumlah talenta muda yang siap berkembang. Tantangannya adalah mengubah semua modal tersebut menjadi tim yang memiliki identitas baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Megapolitan
Nahas, 3 Pekerja Proyek Tew...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Global - ...
Advertisement
Pengunjuk Rasa Desak Korsel Tak Terlibat Perang Melawan Iran

Pengunjuk Rasa Desak Korsel Tak Terlibat Perang Melawan Iran

10 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.