Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dinkes Lampung Nyatakan Kasus ISPA akibat Abu Vulkanik Krakatau Mulai Turun

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 08:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Lampung Nyatakan Kasus ISPA akibat Abu Vulkanik Krakatau Mulai Turun Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Djohan Lius memberi keterangan terkait kondisi kesehatan masyarakat akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di Bandarlampung, Rabu (9/9/2026).

BANDARLAMPUNG – Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Djohan Lius, mengatakan bahwa kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat dampak paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) di Provinsi Lampung mulai mengalami penurunan di Selasa (08/9) menjadi 1.281 kasus.

Pada Selasa (08/9) jumlah kasus ISPA di 15 kabupaten dan kota ada 1.281 kasus, dari sebelumnya di Senin (07/9) ada  1.993 kasus sehingga ada penurunan  712 kasus ISPA, katanya di Bandarlampung, Rabu.

"Ini agak menurun dibandingkan di Senin yang tercatat ada 1.993 kasus. Jadi total kasus dari 4-8 September itu ada 6.671 kasus ISPA yang dilaporkan dari kabupaten serta kota di Provinsi Lampung," katanya.

Dia melanjutkan pada Jumat (04/9) tercatat kasus ISPA ada sebanyak 1.587 kasus, Sabtu (05/9) ada 1.435 kasus, dan di Minggu (06/9) ada 375 kasus ISPA.

"Setiap hari, dari kabupaten dan kota kami minta data dan yang sudah masuk direkapitulasi, lalu kami laporkan ke Pusdalops BPBD Provinsi Lampung. Ini dilakukan sebagai bentuk pemantauan situasi penyakit yang berpotensi menjadi kejadian luar biasa (KLB)," ucap dia.

Sedangkan, kata dia, untuk penyakit serupa influenza atau Influenza Like Illness (ILI), totalnya ada 236 kasus.

Pada Jumat (04/9) berjumlah  kasus ILI sebanyak 61 kasus, Sabtu (05/9) ada 51 kasus, Minggu (06/9) sebanyak 29 kasus, Senin (07/9) ada 44 kasus, Selasa (08/9) ada 51 kasus ILI.

"Sedangkan untuk lneumonia total ada 58 kasus. Itu adalah tiga penyakit saluran pernapasan yang berpotensi terjadi penularan. Kalau dilihat memang masih sangat fluktuatif, dan dari sisi pelayanan di kabupaten dan kota mereka masih sangat terkendali untuk mengatasi hal tersebut," tambahnya.

Pneumonia pada Jumat (04/9) berjumlah 15 kasus, Sabtu (05/9) ada 15 kasus, Minggu (06/9) sebanyak 2 kasus, Senin (07/9) ada 10 kasus, dan Selasa (08/9) ada 16 kasus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
PDB Tiongkok Tetap Tumbuh P...
Megapolitan
Polusi Udara Jakarta Tembus...

KONI: Kejurnas Gateball 2026 Resmi Dibuka

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
KONI: Kejurnas Gateball 202...

BMKG Waspadai Munculnya Siklon Tropis Champi

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Waspadai Munculnya Sik...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.