Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komisi B Tekankan Realisasi Program Subsidi Pangan hingga Hasil Reses di APBD-P 2026

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 08:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komisi B Tekankan Realisasi Program Subsidi Pangan hingga Hasil Reses di APBD-P 2026 Doc: Beritajakarta
Ket. Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh

JAKARTA - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh menekankan sejumlah program dalam Perubahan APBD (APBD-P) 2026 berjalan optimal. Hal itu mencakup subsidi pangan, public service obligation (PSO) transportasi, hingga tindak lanjut hasil reses anggota dewan.

Nova mengatakan, penambahan anggaran subsidi pangan yang sebelumnya dialokasikan sekitar Rp370 miliar harus dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun. Menurutnya, pembiayaan tersebut telah dikoordinasikan dengan BUMD pangan.

"Artinya terkait dengan September, Oktober, November, Desember, empat bulan. Tadi saya tanyakan juga bagaimana pembiayaannya. Ternyata sudah berkoordinasi dengan BUMD setempat untuk ditalangi dulu," ujar Nova, saat rapat kerja membahas APBD-P 2026, Rabu (9/9).

Selain subsidi pangan, Nova juga meminta pengelolaan anggaran PSO transportasi mendapat perhatian serius. Pasalnya, PSO merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan layanan transportasi publik di Jakarta.

Meski demikian, realisasi anggaran PSO harus diawasi secara detail agar penggunaannya efektif dan tidak menimbulkan anggaran yang tidak terserap.

"PSO ini menjadi backbone transportasi. Tetapi jangan sampai kita hanya melihat secara umum, detailnya juga harus diperhatikan," katanya.

Di sisi lain, Nova juga menyoroti masih adanya hasil reses anggota DPRD yang belum terealisasi. Ia pun meminta setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses dicatat dan didampingi termasuk target waktu penyelesaiannya.

Menurut Nova, hasil reses tidak boleh sekadar menjadi catatan tanpa kepastian tindak lanjut. Ia bahkan menemukan masih ada usulan dari periode atau tahun sebelumnya yang belum terealisasi.

"Jangan sampai hasil reses beberapa bulan lalu, bahkan dari periode atau tahun sebelumnya, sampai sekarang belum terealisasi," tegasnya.

Lebih lanjut, Nova mendorong adanya sistem pencatatan dan pendampingan yang lebih terukur terhadap setiap usulan hasil reses. Dengan demikian, DPRD dan Pemprov DKI dapat memantau usulan yang sudah terealisasi, masih dalam proses, maupun yang belum ditindaklanjuti.

"Harus ketahuan mana yang reses kita, kapan harus terealisasinya. Jadi ada pendampingannya," tandas Nova.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.