Terobosan Baru! AI Dinilai Mampu Tingkatkan Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 05:06 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoPada 2026, kolaborasi tersebut juga menghasilkan dataset yang membandingkan penilaian manusia dan AI terhadap praktik pengadaan berkelanjutan 99 perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Penilaian dilakukan menggunakan 33 indikator SPDI yang mencakup aspek tata kelola, keterlibatan pemangku kepentingan, lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Sementara itu, Ketua BINUS Center of Excellence in Sustainability Yanthi Rumbina Ianova Hutagaol mengatakan kolaborasi itu penting agar kerangka keberlanjutan global dapat diterapkan sesuai dengan kondisi Indonesia.
"Dengan memadukan riset dan keahlian internasional RMIT dengan pemahaman BINUS terhadap regulasi, dunia usaha, dan ekosistem vendor di Indonesia, kolaborasi ini dapat membantu organisasi bergerak dari komitmen ESG menuju praktik pengadaan yang nyata dan terukur," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!