Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Strategi Negosiasi Gaji agar Pencari Kerja Tak Terjebak Tawaran di Bawah Standar

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 18:38 WIB | Oleh:

Transparansi juga dapat mendorong perusahaan memberikan penawaran berdasarkan kompetensi, pengalaman, serta nilai kontribusi kandidat, bukan semata-mata berdasarkan kemampuan negosiasi individual.

Manfaatkan Fitur Jelajah Gaji

Untuk membantu pencari kerja memperoleh informasi mengenai kompensasi, Jobstreet by Seek menyediakan fitur Jelajah Gaji (Salary Exploration Tool).

Fitur Jelajah Gaji Jobstreet by Seek memungkinkan pengguna mengeksplorasi informasi mengenai standar gaji untuk berbagai posisi, industri, dan lokasi di Indonesia.

Melalui fitur tersebut, pencari kerja dapat melihat rata-rata gaji bulanan dan tahunan untuk sejumlah posisi profesional, memahami pengaruh pengalaman dan lokasi terhadap rentang gaji, serta melihat tren pekerjaan yang memiliki pertumbuhan kompensasi.

Informasi tersebut dapat digunakan sebagai salah satu referensi dalam mempersiapkan diri sebelum melamar pekerjaan maupun memasuki tahap negosiasi.

Jadikan Data sebagai Dasar Negosiasi

Pertanyaan mengenai ekspektasi gaji kerap menjadi salah satu tahap penting dalam proses rekrutmen. Tanpa persiapan yang memadai, kandidat berpotensi menyebutkan angka terlalu rendah karena khawatir kehilangan kesempatan kerja.

Jobstreet by Seek mendorong kandidat menggunakan data pasar sebagai dasar ketika menyampaikan ekspektasi kompensasi. Dengan demikian, angka yang diajukan tidak sekadar berdasarkan perkiraan pribadi, tetapi memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai contoh, kandidat dapat menyampaikan bahwa berdasarkan standar kompensasi untuk posisi, industri, dan tingkat pengalaman yang dimiliki, kisaran gaji pasar berada pada rentang tertentu. Dari acuan tersebut, kandidat kemudian dapat menjelaskan ekspektasi kompensasi yang diharapkan.

Pendekatan berbasis data dinilai dapat menunjukkan bahwa kandidat memahami nilai profesionalnya sekaligus memiliki alasan yang jelas ketika mengajukan angka kompensasi.

Pada akhirnya, kemerdekaan dalam dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan kebebasan memilih pekerjaan, tetapi juga kemampuan memahami nilai kompetensi dan memperjuangkan kompensasi yang sepadan. Akses terhadap informasi pasar menjadi salah satu modal penting agar pencari kerja dapat mengambil keputusan secara lebih percaya diri dan terukur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
KAI Commuter Terapkan Tarif...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.