Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Calon Pengantin di Kepulauan Seribu Diedukasi Ini untuk Cegah Stunting

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 03:30 WIB | Oleh:
Keren, Calon Pengantin di Kepulauan Seribu Diedukasi Ini untuk Cegah Stunting Doc: Antara foto/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Kepulauan Seribu menggelar webinar edukasi bertajuk “Catin: Aku Sehat, Aku Hebat, Siap untuk Berkeluarga” yang digelar secara daring di Jakarta, Senin (10/8).

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten melalui Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Kepulauan Seribu mengedukasi calon pengantin dalam mempersiapkan pernikahan serta mencegah anak mereka kelak terkena stunting atau penyakit gagal tumbuh akibat gizi buruk.

“Kami ingin memastikan kesehatan calon pasangan dan kesiapan membangun keluarga adalah hal yang jauh lebih penting. Dari sanalah upaya mencegah stunting sesungguhnya dapat dimulai,” kata Kepala Sudin PPAPP Kepulauan Seribu Simon Baginda Pardomuan Panjaitan di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan persiapan pernikahan semestinya tidak hanya berfokus pada aspek seremonial, seperti gedung atau undangan, namun juga kesiapan fisik dan kesehatan pasangan.

Menurut Simon, masa calon pengantin merupakan golden starting point atau titik awal yang krusial dalam mempersiapkan keluarga sehat.

Dia menilai kondisi kesehatan yang prima sebelum memasuki kehidupan berkeluarga merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, pasangan, serta generasi yang akan dilahirkan.

“Ini yang coba kita capai melalui pelatihan dan edukasi,” ujar Simon.

Dalam memberikan pemahaman kepada calon pasangan pengantin, kata dia, pihaknya menggelar webinar edukasi bertajuk “Catin: Aku Sehat, Aku Hebat, Siap untuk Berkeluarga”, yang digelar secara daring dengan menghadirkan narasumber dr. Ika Maryani, Sp.PD dan dr. Valencia N. Febrianti yang diikuti sejumlah kader.

Melalui kegiatan tersebut, kader diharapkan menjadi pendamping yang aktif mengingatkan dan mengajak pasangan calon pengantin memeriksakan kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Simon menegaskan dengan adanya kolaborasi antara Puskesmas, Kantor Urusan Agama (KUA), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta Tim Pendamping Keluarga (TPK), calon pengantin diarahkan agar mengikuti alur pelayanan kesehatan, mulai dari tingkat RT/RW hingga mendapatkan Sertifikat Layak Nikah.

Selain itu, calon pengantin juga diimbau agar menghindari "Empat Terlalu" (4T), yakni Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Banyak, dan Terlalu Dekat, serta mengikuti anjuran usia menikah minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.

“Keluarga yang sehat tidak lahir secara kebetulan, melainkan dipersiapkan. Kami ingin setiap pasangan di Kepulauan Seribu memiliki bekal pengetahuan yang cukup sebelum membangun rumah tangga,” tutur Simon.

Sementara itu, narasumber dr. Ika Maryani menjelaskan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh idealnya dilakukan tiga hingga enam bulan sebelum hari pernikahan.

Menurut dia, sejumlah penyakit dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi jika tidak terdeteksi sejak dini, contohnya penyakit diabetes, maka diperlukan pemeriksaan HbA1c.

Selain itu, kata dia, skrining Hepatitis B sangat penting karena dapat ditularkan dari ibu ke bayi, serta USG abdomen untuk mendeteksi kondisi, seperti mioma uteri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Olahraga
Kenapa Liverpool Resmi Pinj...
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.