Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

GrabAcademy Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra, dari Pengemudi hingga Pengusaha

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 22:55 WIB | Oleh:

Hingga 13 Juli 2026, sebanyak 6.598 Mitra Pengemudi tercatat telah bertransisi dari roda dua ke roda empat. Salah satu mitra yang mengikuti jalur tersebut adalah Erna Junita. Ia mengatakan, akses terhadap kendaraan menjadi salah satu tantangan ketika ingin beralih dari GrabBike ke GrabCar.

Melalui GrabAcademy, Erna memperoleh informasi mengenai proses dan persiapan yang diperlukan, sekaligus kesempatan mengakses kendaraan melalui program sewa. Menurutnya, skema tersebut memberinya kesempatan untuk mengambil langkah baru tanpa harus memiliki mobil sendiri.

Jalur kedua adalah Mitra Pengusaha, yang ditujukan bagi Mitra Pengemudi yang ingin merintis atau mengembangkan usaha kuliner menjadi Mitra Merchant. Materinya meliputi dasar-dasar usaha, pemanfaatan sarana digital, pengelolaan operasional, hingga penggunaan ekosistem GrabMerchant. Sepanjang 2026, sebanyak 19.368 Mitra Pengemudi disebut telah bertransisi menjadi Mitra Merchant.

Jalur berikutnya adalah Beasiswa Mitra. Program ini membuka akses pendidikan tinggi bagi 4.732 Mitra dan anak Mitra, salah satunya melalui kemitraan dengan Universitas Terbuka yang disalurkan melalui Benihbaik.com. Program tersebut memungkinkan penerima beasiswa melanjutkan pendidikan sambil tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, melalui GrabScholar, sejak 2022 Grab mengklaim telah menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat dengan total bantuan pendidikan mencapai Rp25,8 miliar. Penerima manfaat mencakup keluarga Mitra Pengemudi, Mitra Merchant, serta masyarakat umum.

Rektor Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto mengatakan, pendidikan tinggi dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus membuka mobilitas sosial. Ia menilai sistem pembelajaran terbuka dan fleksibel memungkinkan para mitra menjalankan pekerjaan sekaligus melanjutkan pendidikan.

“Dengan sistem pembelajaran terbuka, fleksibel, dan berbasis teknologi, para mitra tidak harus memilih antara bekerja dan melanjutkan pendidikan. Mereka dapat menjalankan keduanya secara beriringan,” ujarnya.

Sementara itu, jalur Mitra Kreator memberikan pembekalan kepada Mitra Pengemudi yang ingin membangun kehadiran digital dan mengembangkan konten. Materinya mencakup pengembangan persona, pencarian ide, produksi dan penyuntingan video, interaksi dengan audiens, hingga pengenalan peluang monetisasi.

Sekitar 14.721 Mitra Pengemudi telah menyelesaikan modul pelatihan tersebut, sementara lebih dari 200 mitra terpilih mengikuti workshop.

Adapun Mitra Instruktur memberikan kesempatan kepada Mitra Pengemudi berpengalaman untuk berbagi pengetahuan, memberikan pelatihan, dan membimbing mitra lainnya. Lebih dari 1.100 Mitra Pengemudi telah menunjukkan minat mengikuti jalur ini, dengan sekitar 183 mitra telah menyelesaikan modul dan program pelatihan.

Pengembangan Kapasitas Mitra Merchant

GrabAcademy tidak hanya menyasar Mitra Pengemudi. Platform ini juga menyediakan pembelajaran bagi Mitra Merchant sesuai tahapan dan kebutuhan pengembangan usaha.

Melalui Kelas Reguler Daring, sekitar 10 kelas diselenggarakan setiap minggu. Materinya mencakup pengelolaan toko, pesanan dan menu, promosi, periklanan, ulasan pelanggan, keuangan, serta media sosial.  Sepanjang 2025, kelas tersebut telah menjangkau sekitar 14.000 Mitra Merchant.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.