GrabAcademy Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra, dari Pengemudi hingga Pengusaha
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 22:55 WIB | Oleh: Haryo BronoSelain pembelajaran daring, Grab menyediakan sekitar 10–12 sesi pelatihan tatap muka setiap minggu bagi Mitra Merchant baru maupun mitra yang ingin meningkatkan kembali aktivitas usahanya. Materi pelatihan meliputi pengelolaan profil toko, promosi, periklanan, ulasan, media sosial, hingga pemanfaatan fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Pelatihan tatap muka tersebut telah diikuti sekitar 1.200 Mitra Merchant dari sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, BSD, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Bandung. Untuk memberikan fleksibilitas, materi pembelajaran juga tersedia dalam bentuk artikel dan video singkat berdurasi satu hingga lima menit melalui Merchant Resource Center. Edukasi turut disalurkan melalui aplikasi GrabMerchant, WhatsApp, surat elektronik, serta kanal YouTube @GrabAcademyMerchant.
Grab juga menjalankan pelatihan kolaboratif bersama pemerintah daerah, komunitas UMKM, dan mitra eksternal. Salah satunya melalui program Kejar CUAN yang membekali pelaku UMKM dan Mitra Merchant dengan keterampilan memanfaatkan GrabFood, GrabMart, promosi, periklanan, serta teknologi untuk mengembangkan usaha. Peserta program ini juga mendapatkan pendampingan dan pemantauan setelah pelatihan.
GrabAcademy menjadi bagian ketiga dari rangkaian komitmen “Grab untuk Indonesia” senilai lebih dari Rp100 miliar yang diumumkan pada awal 2026. Sebelumnya, Grab menghadirkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Mitra Pengemudi berprestasi dan memberikan apresiasi melalui Bonus Hari Raya 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Portal GrabAcademy dapat diakses masyarakat melalui laman GrabAcademy. Namun, pendaftaran Program Mitra Naik Kelas hanya diperuntukkan bagi Mitra Pengemudi Grab dan mengikuti persyaratan masing-masing jalur. Sementara informasi pembelajaran bagi Mitra Merchant tersedia melalui aplikasi GrabMerchant, Merchant Resource Center, kanal komunikasi resmi GrabMerchant, dan YouTube @GrabAcademyMerchant.
Ke depan, Grab menyatakan akan terus membuka kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, komunitas UMKM, serta mitra strategis untuk memperluas manfaat GrabAcademy.
Neneng mengatakan program tersebut dibangun berdasarkan aspirasi para mitra yang ingin terus belajar dan berkembang. GrabAcademy lahir dari aspirasi para mitra yang ingin terus belajar dan berkembang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang praktis dan relevan agar mereka dapat meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, dan menjajaki peluang baru sesuai aspirasi masing-masing,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!