Petani Jadi Prioritas! Pupuk Indonesia Pastikan Pupuk Tetap Terjangkau
📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 12:05 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendukung petani melalui ketersediaan pupuk, kemudahan penebusan, serta harga pupuk subsidi, yang semakin terjangkau terutama dalam memperingati Hari Tani Nasional 2026.
"Bagi Pupuk Indonesia, memastikan pupuk tersedia, mudah ditebus, dan terjangkau merupakan bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir bersama petani," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, bagi perusahaan milik negara itu, petani merupakan garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Karena itu, Pupuk Indonesia memastikan transformasi yang dilakukan perusahaan bermuara pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh petani.
Komitmen tersebut, kata dia, salah satunya tercermin dari kebijakan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen yang berlaku sejak Oktober 2025.
Penurunan HET ini didukung oleh program revitalisasi pabrik yang dilakukan Pupuk Indonesia secara bertahap untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Efisiensi di sisi hulu tersebut kemudian diteruskan menjadi manfaat bagi petani melalui harga pupuk yang lebih terjangkau.
"Berbagai revitalisasi dan transformasi yang kami lakukan tidak berhenti pada peningkatan efisiensi perusahaan, tetapi harus memberikan manfaat nyata di lapangan bagi petani, termasuk melalui harga pupuk yang semakin terjangkau dan akses yang semakin mudah," ujarnya.
Seorang petani dari Kelompok Tani Asahan, Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, Jawa Barat Toni Afandi mengatakan bahwa bagi petani, harga pupuk yang lebih terjangkau memberikan ruang untuk mengalokasikan biaya usaha tani secara lebih optimal.
Dengan adanya penurunan harga pupuk subsidi tersebut, petani merasa terbantu sekali karena penurunannya sangat efektif dan efisien karena ada penghematan.
"Sehingga, bisa mengurangi cost yang lainnya, artinya yang dari kelebihan selisih harga pupuk itu bisa kita gunakan ke alokasi lain, kita manfaatkan buat yang lainnya seperti untuk pestisida. Kita lihat dari petani-petani lain, dengan adanya penurunan harga jadi lebih semangat lagi untuk meningkatkan usaha tani kita," katanya.
Senada, Ketua Gapoktan Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Ma'ruf Arianto mengatakan dengan turunnya harga pupuk subsidi, semua petani itu dapat angin segar dan sangat mengurangi cost untuk pemupukan.
"Dari dahulu sampai sekarang, baru kali ini pupuk bisa turun, petani lebih ringan lebih sejahtera, lebih semangat lagi buat pemupukan," ujarnya.
Selain harga, kemudahan mendapatkan pupuk juga terus diperkuat. Pupuk Indonesia melakukan penyederhanaan proses penebusan dan penguatan sistem distribusi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!