Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Jalani Hukuman, Warga Binaan Lapas Magelang Kini Budidaya Kodok Lembu

📅 Sabtu, 26 Sep 2026, 12:32 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Jalani Hukuman, Warga Binaan Lapas Magelang Kini Budidaya Kodok Lembu Doc: Antara foto
Ket. Para narapidana Rumah Tahanan di Magelang sedang memanen kodok lembu atau bullfrog.

MAGELANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang, Jawa Tengah, terus memperkuat pembinaan bagi warga binaan melalui program keterampilan produktif, salah satunya budi daya kodok lembu atau bullfrog.

Kepala Lapas Kelas IIA Magelang Agung Supriyanto di Magelang, Sabtu, mengatakan program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan agar dapat hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Ia menuturkan, pelatihan budi daya bullfrog menjadi bagian dari upaya memberikan keterampilan nyata kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

"Jadi pada poin intinya semangat dan motivasi kami berikan untuk mereka tetap berkarya, tetap berusaha sebagai penopang hidup," katanya.

Menurut dia, keterampilan yang diberikan diharapkan tidak hanya membuat warga binaan memiliki kemampuan untuk bekerja pada bidang tertentu, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

"Kami berharap dengan kemampuan ini mereka nanti tidak hanya terpaku bekerja pada lini tertentu saja, tetapi bisa menciptakan lapangan pekerjaan, baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat," katanya.

Ia menuturkan kegiatan budi daya tersebut juga memberikan dampak rehabilitatif yang positif bagi warga binaan karena melatih kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketekunan dalam menjalankan proses pemeliharaan.

Selain itu, warga binaan dapat merasakan hasil dari keterampilan yang mereka pelajari sehingga tumbuh rasa percaya diri dan penghargaan terhadap kemampuan diri.

Menurut dia, program pembinaan tidak sekadar menjadi kegiatan untuk mengisi waktu selama berada di dalam lapas, tetapi juga diarahkan untuk membangun kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan setelah bebas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.