Jejak Digital Bikin Miss North Carolina 2026 Dicopot Gelarnya dan Dilucuti Mahkotanya
📅 Jumat, 07 Agu 2026, 11:51 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Yahoo/Instagram
Jejak digital bisa membuat karir seseorang hancur seketika. Seorang Miss North Carolina USA, Brittany Boltinhouse, dicabut gelarnya dan dilucuti mahkotanya setelah diduga berkomentar rasis di media sosial jauh sebelum ia mengikuti ajang kecantikan itu.
Organisasi Miss USA mengumumkan pada 5 Agustus bahwa Boltinhouse bukan lagi Miss North Carolina USA 2026. Keputusan tersebut dibuat bersama dengan pemegang gelar, direktur negara bagiannya, dan organisasi tersebut setelah apa yang disebut sebagai perilaku yang melanggar standar mereka.
Penyelenggara kontes kecantikan, A Blaize Productions, tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait hal itu, namun menyatakan telah membuat "keputusan sulit" untuk mengakhiri masa jabatan Brittany Boltinhouse sebagai Miss North Carolina USA.
"Organisasi Miss USA tidak mentolerir rasisme, homofobia, transfobia, maupun bahasa yang merampas martabat seseorang," kata Thom Brodeur, presiden organisasi Miss USA, dalam pernyataan terpisah yang dikutip BBC.
Tidak jelas informasi apa yang ditemukan. Brodeur mengatakan Boltinhouse telah meminta maaf dan akan mengeluarkan pernyataan sendiri. BBC menghubunginya untuk meminta komentar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Apa yang disampaikan kepada kami bukanlah peristiwa tunggal," kata Brodeur. "Itu mencerminkan perilaku selama periode waktu yang panjang. Itulah mengapa hasil ini tercapai, dan saya mendukungnya tanpa syarat."
Boltinhouse (27) memenangkan gelar Miss North Carolina USA pada bulan Juni dan sedang bersiap untuk mewakili negaranya di ajang Miss USA ke-75 yang akan diadakan di Miami akhir bulan ini.
Dia secara resmi dicopot dari gelarnya pada hari Rabu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Keputusan ini tidak diambil dengan mudah," kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan.
"Keputusan ini diambil setelah peninjauan menyeluruh terhadap informasi yang baru-baru ini muncul dan didasarkan pada keseluruhan keadaan serta tanggung jawab kami untuk menjaga integritas gelar Miss North Carolina USA dan nilai-nilai organisasi kami."
Namun menurut The NC Beat, Boltinhouse dituduh mengunggah konten yang mengandung hinaan rasial di media sosial antara tahun 2017 dan 2019 dengan nama samaran "Sosa the Stallion."
Media tersebut melaporkan, unggahan tersebut diduga mencakup penggunaan kata-kata rasis (N-word) berulang kali, dan ia juga menggambarkan dirinya "toksik" dalam beberapa konten. Perkembangan ini mendorong banyak orang untuk mencari informasi lebih lanjut tentang latar belakangnya.
Brittany Boltinhouse adalah seorang model dan pengusaha keturunan Honduras-Meksiko dari Wilmington, North Carolina. Pada tanggal 28 Juni, ia menjadi wanita Honduras pertama yang memenangkan gelar Miss North Carolina USA, dan berkesempatan untuk berkompetisi di ajang Miss USA.
Untuk menandai momen penting ini, Boltinhouse membagikan pesan emosional di media sosial. Ia menulis, "Ada momen-momen dalam hidup yang selamanya mengubah siapa dirimu. Ini adalah salah satunya."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!