Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerhana Matahari Total akan Terlihat di Spanyol, Ilmuwan Berlomba Mengungkap Misteri Matahari

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Fenomena ini mengikuti siklus teratur, mencapai puncaknya setiap 11 tahun," kata Brun. "Pada tahun 2024, Matahari mencapai puncak siklus ke-25-nya."

Minggu depan, para ilmuwan CEA akan fokus pada korona Matahari, lapisan terluar atmosfernya.

"Kita sangat beruntung: Bulan 400 kali lebih kecil dari Matahari -- tetapi juga 400 kali lebih dekat kepada kita," kata Brun.

Kebetulan ini berarti Bulan menghalangi cahaya Matahari, tetapi tetap memungkinkan para ilmuwan untuk melihat apa yang terjadi di atmosfernya.

Korona Matahari membentang hingga 10 juta kilometer, dan intensitasnya satu juta kali lebih rendah daripada permukaannya, yang disebut fotosfer. Namun korona masih dapat mencapai suhu hingga dua juta derajat Celcius.

Pada masa normal ketika tidak ada gerhana, para ilmuwan mempelajari atmosfer Matahari dengan satelit yang dilengkapi dengan koronograf -- "sebuah filter yang menghalangi fotosfer", jelas Brun.

Namun gerhana total bahkan memungkinkan mereka untuk melihat sekilas kromosfer, lapisan atmosfer antara korona dan permukaan.

Menginspirasi

Para ilmuwan di ESA akan menganalisis gerhana minggu depan, dengan harapan dapat mempelajari lebih lanjut tentang angin matahari.

"Mengapa badai matahari menyebar dengan cara ini? Bagaimana struktur badai tersebut, dan dapatkah kita mengembangkan model yang memungkinkan kita untuk memprediksinya?" tanya Carole Mundell, direktur sains ESA.

Wahana Solar Orbiter milik ESA, yang diluncurkan pada tahun 2020, telah sibuk mengumpulkan data tentang atmosfer dan angin Matahari.

Gerhana merupakan kesempatan untuk "menguji seberapa baik model kita — atau seberapa buruknya," kata Miho Janvier, salah satu peneliti utama misi tersebut.

Misi ESA lainnya yang disebut Proba-3 saat ini menggunakan tiga wahana antariksa yang terbang dalam formasi sinkron untuk menciptakan gerhana matahari mini mereka sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival

Sampah akan Terus Digarap Tanah Laut Agar Mendatangkan Rupiah

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sampah akan Terus Digarap T...

Rekrutan Baru Manchester United Sudah 6 Pemain

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Rekrutan Baru Manchester Un...
Ekonomi
Meski Menurun, Cadangan Dev...
Olahraga
PSIM Serius Benahi Lini Ser...
Olahraga
Toronto Masih Memberi Ruang...
Olahraga
Modal Bagus Arungi Liga Sup...
Megapolitan
Senjata di Sekolah untuk La...
Luar Negeri
Mossad Pecat Dua Pejabat Se...

Klaim Fundamental Ekonomi Kuat, Membuat Rupiah Apresiasi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Klaim Fundamental Ekonomi K...
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.