Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Perluas Infrastruktur Kendaraan Listrik di Pulau Madura

31 Selasa, 23 Jun 2026, 07:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Perluas Infrastruktur Kendaraan Listrik di Pulau Madura PLN Perluas Infrastruktur Kendaraan Listrik di Pulau Madura Doc: ANTARA
Ket. Pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Potre Koneng, Sumenep oleh PLN UP3 Madura pada 21 Juni 2026. SPKLU ini merupakan satu dari beberapa SPKLU yang telah beroperasi di Pulau Madura, sebagai bentuk komitmen PLN dalam mewujudkan masa depan bebas emisi, sekaligus dukungan dalam menyukseskan program hemat energi pemerintah.

SUMENEP – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura, Jawa Timur terus memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Pulau Madura, sebagai upaya memperkuat ekosistem, sekaligus mempercepat transisi energi bersih di wilayah itu.

Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, di Pamekasan, dalam keterangan di Pamekasan, Selasa (23/6), mengatakan perluasan infrastruktur kendaraan listrik itu merupakan bentuk komitmen PLN dalam mewujudkan masa depan bebas emisi, sekaligus bentuk dukungan dalam menyukseskan program hemat energi pemerintah.

"Saat ini, pembangunan infrastruktur kendaraan listrik berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sudah dioperasikan di beberapa titik di empat kabupaten di Pulau Madura ini," katanya.

Fahmi menjelaskan pihaknya telah membangun dan mengoperasionalkan SPKLU di semua kantor PLN wilayah Pulau Madura, seperti di Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

"Kami juga telah menyediakan SPKLU di lingkungan Kantor Pemkab Sumenep dan di tempat umum, yakni di Taman Potre Koneng Sumenep," katanya.

Fahmi menuturkan pengoperasian SPKLU Taman Potre Koneng Sumenep yang melayani pengisian daya kendaraan listrik untuk motor dan mobil itu digelar bertepatan dengan kegiatan 'Madura Electric Vehicle 2026' pada Senin (22/6).

Kegiatan yang melibatkan perwakilan elemen masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sumenep sejak 2022 itu merupakan langkah taktis untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

"SPKLU Taman Potre Koning yang diresmikan pada 'Madura EV-Day 2026' itu berkapasitas 40 kW dan merupakan SPKLU pertama di ruang publik di wilayah kerja PLN UP3 Madura, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih mudah di pusat aktivitas Kota Sumenep," katanya.

SPKLU PLN ini merupakan fasilitas pengisian daya khusus dari PLN untuk kendaraan bermotor listrik, serta berfungsi layaknya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

SPKLU menyediakan teknologi fast charging dan ultra-fast charging yang mampu mengisi penuh baterai kendaraan dalam waktu sekitar 30 hingga 90 menit dengan tarif layanan antara Rp25 ribu hingga Rp57 ribu.

"Tarif Rp 25 ribu per per pengisian ini untuk layanan fast charging, sedangkan yang Rp57 ribu untuk biaya layanan ultra-fast charging per pengisian dengan tarif layanan kWh sekitar Rp2.466 per kWh," katanya, menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.