Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Kampung Wisata Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Papua Barat Daya

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Kampung Wisata Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi Papua Barat Daya Doc: ANTARA/Sean Filo Muhamad.
Ket. Arsip foto - Suasana pagi hari di pesisir pantai di Kampung Malaumkarta, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

SORONG – Pengelolaan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal menjadi strategi penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tanpa mengorbankan identitas budaya dan kelestarian lingkungan.

Dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, pendekatan ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah destinasi, tetapi juga memperluas manfaat ekonomi melalui pengembangan UMKM, produk budaya, dan lapangan kerja lokal.

Agar berdaya saing dalam jangka panjang, pengelolaan pariwisata perlu didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, promosi yang tepat sasaran, serta pelestarian tradisi dan ekosistem sebagai daya tarik utama destinasi.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pemberdayaan Masyarakat Kampung Provinsi Papua Barat Daya mengembangkan tiga kampung wisata melalui program pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sektor pariwisata berbasis kearifan lokal.

Kepala Disdukcapil dan PMK Provinsi Papua Barat Daya Nikolas Asmuruf di Sorong, Kamis (6/8), mengatakan program pendampingan kampung wisata tahun 2026 dilaksanakan di Kabupaten Sorong, Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Sorong Selatan.

"Setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi wisata yang berbeda sehingga memerlukan pengelolaan yang profesional, berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal," katanya.

Dia mengatakan awal pelatihan dan pendampingan dilaksanakan di Kabupaten Sorong berlangsung pada 5 Agustus 2026 yang dipusatkan di Balai Kampung Suwatolo dengan melibatkan masyarakat Kampung Malaumkarta dan Kampung Suwatolo, Distrik Makbon.

"Kami melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Desi Sentuf sebagai narasumber tentang tata kelola kampung wisata, pelayanan wisata, serta strategi pengembangan destinasi berbasis potensi lokal," ujarnya.

Dia menjelaskan program itu bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola kampung wisata secara profesional sehingga potensi daerah dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Melalui pelatihan dan pendampingan ini kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola destinasi wisata secara baik sehingga mampu meningkatkan daya tarik wisatawan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Kampung Malaumkarta yang dinilai berhasil mengembangkan potensi wisata berbasis budaya dan alam hingga menjadi salah satu destinasi unggulan di Papua Barat Daya.

Menurut dia, pengembangan kampung wisata tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian budaya dan lingkungan, tetapi juga membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), mengembangkan usaha kuliner lokal, serta menggerakkan perekonomian masyarakat kampung.

Ia berharap melalui pendampingan tersebut Kampung Malaumkarta dan Kampung Suwatolo semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sorong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Daerah
Membran Penyaring Air dari ...
Daerah
Lima Desa di Muara Enim Dil...
Daerah
Budaya Mitigasi Bencana Dim...
Refleksi 81 Tahun Hiroshima, Serukan Hapus Senjata Nuklir dari Bumi

Refleksi 81 Tahun Hiroshima, Serukan Hapus Senjata Nuklir dari Bumi

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.