Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Undana untuk Bantu Mencegah Korupsi Dana Desa

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 02:44 WIB | Oleh:
Ini yang Dilakukan Undana untuk Bantu Mencegah Korupsi Dana Desa Doc: Antara foto/Ho-Undana
Ket. Penyuluhan hukum dan pendampingan digitalisasi tata kelola keuangan desa di Aula Kantor Desa Mburukulu.

KUPANG - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) meluncurkan website resmi Desa Mburukulu, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, sebagai upaya meningkatkan transparansi tata kelola pemerintahan dan mencegah korupsi dalam pengelolaan Dana Desa.

Akademisi Fakultas Hukum Undana Dr. Karolus Kopong Medan dari Sumba Timur, Rabu mengatakan digitalisasi administrasi desa merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan publik terhadap pengelolaan keuangan desa.

"Digitalisasi merupakan instrumen penting untuk mempersempit peluang terjadinya korupsi. Ketika pencatatan dan pelaporan dilakukan secara digital serta dapat diakses masyarakat, penggunaan anggaran menjadi lebih transparan dan akuntabel," katanya.

Peluncuran website dilakukan bersamaan dengan kegiatan penyuluhan hukum dan pendampingan digitalisasi tata kelola keuangan desa di Aula Kantor Desa Mburukulu.

Menurut dia, keterbukaan informasi melalui platform digital akan meningkatkan akuntabilitas aparatur desa sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Website tersebut dirancang sebagai pusat informasi publik yang memuat profil desa, pelayanan publik, program pembangunan, serta informasi penggunaan Dana Desa sehingga masyarakat dapat mengakses perkembangan pembangunan secara lebih mudah.

Selain menjadi sarana transparansi, website juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi unggulan Desa Mburukulu di sektor pertanian, peternakan, budaya, dan pariwisata.

Setelah penyuluhan hukum, tim PKM Undana memberikan pelatihan kepada perangkat desa mengenai pengelolaan website, mulai dari mengunggah informasi, memperbarui data, hingga mengoperasikan seluruh fitur yang tersedia.

Pendampingan tersebut bertujuan agar pemerintah desa mampu mengelola platform digital secara mandiri dan berkelanjutan.

Program ini melibatkan tim PKM Undana yang terdiri atas Dr. Karolus Kopong Medan, Fadil Mas'ud, Ngongo Dede, dan Megi Octaviana Radji.

Kepala Desa Mburukulu Andrias Kopa Rihi menyambut baik peluncuran website tersebut karena diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Desa Mburukulu kini menjadi desa pertama di Kecamatan Pahunga Lodu yang memiliki website resmi sebagai media informasi publik. Keberadaan platform digital tersebut diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumba Timur dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.