RSJ Sambang Lihum Kalsel Evakuasi 40 Pasien akibat Karhutla
📅 Kamis, 24 Sep 2026, 05:05 WIB | Oleh: SriyonoBANJARMASIN - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengevakuasi sekitar 40 pasien ke ruangan yang lebih aman dalam kawasan rumah sakit untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar fasilitas tersebut.
Kepala Seksi Humas RSJ Sambang Lihum Budi Harmanto di konfirmasi di Banjarmasin, Rabu, mengatakan pemindahan tersebut merupakan evakuasi internal untuk mengantisipasi risiko kabut asap dan karhutla yang mendekati area kawasan rumah sakit, meskipun api tidak sampai merembet ke gedung tempat pasien menjalani perawatan.
“Untuk sementara masih di internal kami, hampir 40 pasien dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dan tidak dekat dengan titik api,” kata Budi.
Ia mengatakan pasien dipindahkan ke ruangan Napza dengan mempertimbangkan jaraknya dari titik panas, sehingga pasien tetap mendapatkan pengawasan dan pelayanan tanpa harus dipindahkan keluar dari kompleks RSJ Sambang Lihum.
Budi menjelaskan pihak rumah sakit telah mengamankan area belakang kawasan RSJ Sambang Lihum untuk mencegah api merembet lebih jauh, terutama menuju lokasi yang digunakan untuk merawat pasien.
Berdasarkan pembaruan terakhir, kata dia, kondisi titik api di sekitar kawasan rumah sakit telah mereda, tetapi petugas tetap melakukan pembasahan untuk memastikan api dan titik panas benar-benar padam serta mencegah munculnya kembali ancaman karhutla.
“Kami tetap berkoordinasi dengan Dinas Sosial apabila kondisi lapangan berkembang, jika diperlukan evakuasi ke luar kawasan rumah sakit, termasuk menyiapkan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasien,” ucapnya.
Menurut dia, evakuasi keluar membutuhkan persiapan dan pengamanan lebih kompleks, karena pasien RSJ Sambang Lihum merupakan pasien khusus yang memerlukan tempat luas serta pengawasan lebih mendalam selama proses pemindahan.
Budi berharap kondisi karhutla dapat segera sepenuhnya teratasi, sehingga pasien tidak perlu dievakuasi keluar kawasan RSJ Sambang Lihum dan penanganan keselamatan cukup dilakukan melalui pemindahan internal ke ruangan yang lebih aman.
Polda Kalimantan Selatan telah melokalisasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati RSJ Sambang Lihum di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
"Kami mengurung area kebakaran agar api tidak menjalar hingga mendekati rumah sakit," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Berdasarkan pantauan drone, luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut mencapai sekitar sembilan hektare.
Untuk memperkuat upaya pemadaman di lahan gambut itu, petugas juga menggunakan cairan surfaktan Pyrox Presisi konsentrat pemadam kebakaran lahan gambut yang diproduksi Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!