KSSK: Konflik Geopolitik Memanas, Sistem Keuangan RI Tetap Tahan Guncangan
📅 Senin, 03 Agu 2026, 17:50 WIB | Oleh: Tim PenulisDaya beli masyarakat tetap terjaga dalam mendukung konsumsi rumah tangga didukung oleh peran shock absorber APBN dalam mendorong efektivitas program perlindungan sosial, stabilisasi harga pangan dan energi, penciptaan lapangan kerja, serta stimulus pada periode libur sekolah.
Kemudian, investasi diperkirakan tumbuh kuat ditopang oleh proyek-proyek hilirisasi bernilai tambah tinggi dan pembangunan infrastruktur pada program prioritas pemerintah.
Selain itu, konsumsi pemerintah juga diprakirakan tumbuh positif sejalan dengan kecepatan belanja program prioritas pembayaran gaji ke-13 bagi Apatur Sipil Negara (ASN) dan penyaluran bantuan sosial.
Purbaya mengatakan, koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus diperkuat dalam menjaga kecukupan likuiditas perekonomian dan perbankan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal ini tercermin dari pertumbuhan uang primer (M0) yang tinggi sepanjang triwulan II 2026 dan berlanjut tumbuh 15,4 persen pada Juli minggu ketiga 2026, diikuti fungsi intermediasi perbankan yang semakin baik.
Sementara itu, aktivitas manufaktur sempat termoderasi pada akhir triwulan II, namun kembali melanjutkan ekspansi pada bulan Juli 2026 dengan PMI Manufaktur di level 50,2, menunjukkan pemulihan optimisme pelaku usaha.
Purbaya menegaskan bahwa ke depan, sinergi kebijakan antar lembaga anggota KSSK akan terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan momentum pertumbuhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dengan sinergi kebijakan tersebut, pertumbuhan ekonomi untuk keseluruhan tahun 2026 diprakirakan berada dalam kisaran 5,6-6 persen (yoy), ditopang berbagai sinergi kebijakan pemerintah dan lembaga anggota KSSK lainnya untuk menjaga berlanjutnya momentum pertumbuhan,” kata Purbaya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!