Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ring Tarkam Hidupkan Harapan Tinju Profesional Indonesia

📅 Selasa, 24 Jun 2025, 19:45 WIB | Oleh:
Ring Tarkam Hidupkan Harapan  Tinju Profesional Indonesia Doc: Istimewa
Ket. Konferensi pers Ring Tarkam dengan slogan “Tinjunya Anak Kampus" di Jakarta, Selasa (24/6).

JAKARTA – Tinju profesional Indonesia kini memiliki panggung untuk menelurkan talenta-talenta muda berbakat. Lewat ajang bertajuk Ring Tarkam dengan slogan “Tinjunya Anak Kampus”, tinju professional nasional kembali hidup dan menggeliat. Diselenggarakan oleh Gbrand Sport dan didukung MNC Media serta POPS, Ring Tarkam menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pembuktian diri bagi para petinju muda dari seluruh penjuru Tanah Air.

Setelah sukses menggelar Part 1 di Surabaya yang disambut antusiasme tinggi, Ring Tarkam Part 2 di Alun-Alun Ponorogo berhasil mencuri perhatian. Lebih dari 13.000 penonton hadir dan menjadikannya pesta rakyat yang meriah. Kini, Ring Tarkam Part 3 siap digelar kembali di tempat yang sama, Ponorogo, Jawa Timur, pada 24–26 Juli 2025, dengan skala yang lebih besar dan ambisi menembus pasar regional.

Tak tanggung-tanggung, Part 3 akan menampilkan 17 laga bergengsi: 10 pertandingan amatir, 6 laga profesional, dan satu duel perebutan Sabuk WBC Asia. Selain itu, juga diperebutkan Sabuk Emas Bupati dan Sabuk Ring Tarkam, sebagai simbol prestasi dan motivasi bagi para petinju untuk terus menanjak ke level kompetisi yang lebih tinggi.

Tak sekadar laga, Ring Tarkam Part 3 juga akan menghadirkan tiga legenda tinju nasional: Ellyas Pical, Daud Yordan, dan Chris John. Kehadiran mereka menjadi simbol kesinambungan generasi serta pengingat bahwa kerja keras dan dedikasi adalah fondasi utama menuju prestasi puncak.

Menariknya, ajang ini juga akan disiarkan secara langsung ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand, sebagai upaya memperkenalkan potensi tinju Indonesia ke pentas internasional.

Di balik gaung Ring Tarkam, nama Muhammad Gibran Cahyaning Pengeran mencuri perhatian. Ia kini tercatat sebagai promotor tinju termuda yang meraih rekor MURI. Gibran percaya bahwa pendekatan sportainment adalah kunci menjadikan tinju lebih dekat dan menarik bagi generasi muda.

“Ring Tarkam adalah ruang bagi anak-anak muda untuk belajar dan berkompetisi, sekaligus membawa tinju lebih populer dan dicintai. Saya berharap ajang ini bisa melahirkan bintang-bintang baru yang kelak membawa harum nama Indonesia,” ujar Gibran dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Selasa (24/6).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.