Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CORE: Lintas Kepemimpinan Jadi Modal Suahasil Jaga Ketahanan Fiskal

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 09:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
CORE: Lintas Kepemimpinan Jadi Modal Suahasil Jaga Ketahanan Fiskal Doc: ANTARA FOTO/ Sulthony Hasanuddin
Ket. Suahasil Nazara menyampaikan sambutan usai dilantik menjadi Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/9/2026).

JAKARTA – Pengalaman Suahasil Nazara di Kementerian Keuangan dinilai menjadi modal penting dalam mengelola kebijakan fiskal setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan (Menkeu). Rekam jejak pengalaman dan latar belakang pendidikan Suahasil sesuai dengan tugas tersebut,

Terlebih lagi, dia telah terlibat dalam pengelolaan kebijakan fiskal pada beberapa periode kepemimpinan Kementerian Keuangan.

“Dari sisi track record pengalaman dan latar belakang pendidikan, semestinya cocok ya kalau melihat dari track record tersebut,” kata Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal di Jakarta, Senin (15/9).

Menurut dia, pengalaman Suahasil bekerja bersama Sri Mulyani Indrawati maupun Purbaya Yudhi Sadewa memberi kesempatan untuk mempelajari kelebihan dan kekurangan kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya.

Faisal berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Suahasil untuk mengambil pelajaran dari kebijakan terdahulu dan merumuskan arah fiskal yang paling sesuai dengan kebutuhan perekonomian Indonesia.

“Harapannya, Pak Suahasil bisa belajar dari kelemahan dan kelebihan di kepemimpinan sebelum-sebelumnya, bukan hanya Pak Purbaya tetapi juga Ibu Sri Mulyani,” ujarnya.

Menurut Faisal, pengalaman itu semakin penting karena kebijakan fiskal ke depan perlu tetap memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kesehatan keuangan negara.

“Harus ada keseimbangan antara upaya fiskal yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, tapi pada saat yang sama menjaga kesehatan dari sisi fiskal,” tuturnya.

Ia juga menilai kualitas kebijakan fiskal perlu semakin diarahkan untuk memperkuat daya beli serta memperluas pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi.

“Jadi bukan hanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga distribusi ekonomi yang lebih adil,” ucap dia.

Menurut Faisal, pemerataan tersebut mencakup kelompok masyarakat berpendapatan tinggi dan rendah, kelas menengah yang mengalami tekanan daya beli, serta keseimbangan ekonomi antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia menambahkan kebijakan fiskal juga perlu memperhatikan kemampuan daerah menopang pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di tengah dinamika transfer fiskal dari pemerintah pusat.

Presiden Prabowo Subianto pada Senin melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 dan sebelum itu pernah menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan pada 2016.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya: Stok Bera...
Ekonomi
Rupiah Rentan Tertekan - 15...
Olahraga
Tekuk Parma 2-1, Como 1907 ...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.