Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gravity-1 Roket Solid Terbesar di Dunia Berhasil Lakukan Peluncuran Kedua dari Laut

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 20:26 WIB | Oleh:
Gravity-1 Roket Solid Terbesar di Dunia Berhasil Lakukan Peluncuran Kedua dari Laut Doc: Xinhua

HAIYANG - Tiongkok meluncurkan roket pengangkut Gravity-1 ke luar angkasa dari perairan lepas pantai Haiyang di Provinsi Shandong, Tiongkok timur pada Sabtu (11/10).

Roket tersebut lepas landas pada pukul 10.20 pagi waktu Beijing (09.20 WIB), membawa tiga satelit ke orbit yang telah ditentukan. Misi peluncuran lepas pantai itu dilaksanakan oleh Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan.

Satu satelit bidang lebar (wide-field satellite) dan dua satelit eksperimental dibawa oleh roket pengangkut tersebut.

Roket pengangkut Gravity-1 memiliki kapasitas muatan orbit rendah bumi sebesar 6,5 ton dan mampu mengirimkan muatan seberat 4,2 ton ke orbit sinkron matahari (sun-synchronous orbit) pada ketinggian 500 kilometer, menurut Xu Guoguang, perancang utama sekaligus komandan roket tersebut.

Xu menjelaskan seri roket tersebut dapat mengorbitkan lebih dari 10 satelit dalam satu misi, memiliki volume muatan besar, kompatibilitas peluncuran dari laut maupun darat serta kemampuan respons cepat.

Dalam misi peluncuran tersebut, roket pengangkut Gravity-1 Y2 melakukan manuver berbelok (yaw manoeuvre) sekitar 40 derajat, mengubah trajektorinya dari arah tenggara ke arah selatan dalam hitungan detik.

Didukung oleh tingkat inti berbahan bakar padat yang diperkuat empat pendorong (booster) tambahan berbahan bakar padat, roket pengangkut tersebut secara signifikan meningkatkan stabilitas dan adaptabilitasnya di bawah kondisi laut yang bergelombang.

Roket pengangkut Gravity-1 Y1 sukses merampungkan penerbangan perdananya pada 11 Januari 2024, memecahkan rekor sebagai roket berbahan bakar padat terkuat di dunia sekaligus wahana peluncuran komersial berkapasitas terbesar milik Tiongkok yang dikembangkan oleh perusahaan swasta.

Misi tersebut memperluas kemampuan Tiongkok dalam meluncurkan berbagai jenis satelit orbit menengah dan rendah dalam skala besar, sekaligus menambah variasi jajaran roket pengangkut negara tersebut.

Dibandingkan dengan misi Gravity-1 Y1, penerbangan Y2 menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hal kualitas, stabilitas, dan konsistensi sehingga menghadirkan wahana peluncur yang terbukti jauh lebih andal.

Seri roket pengangkut Gravity, yang dikembangkan secara mandiri oleh perusahaan kedirgantaraan komersial Tiongkok OrienSpace, merupakan seri roket pengangkut berkapasitas menengah hingga berat terstandardisasi yang dirancang khusus untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan jaringan berskala besar dan pengisian ulang jaringan berbagai jenis satelit. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.