Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinergi Nagari, BPJS Kesehatan, dan Perantau Pastikan Warga Berobat Tanpa Cemas Biaya.

📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 20:15 WIB | Oleh:

Karena itu, tokoh yang akrab disapa Haji Sagi tersebut bersama para perantau lainnya selama ini aktif membantu pembangunan jalan, rumah ibadah, serta mendanai berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di kampung halaman.

Namun, ia merasa upaya tersebut belum benar-benar menyentuh persoalan paling mendasar yang dihadapi masyarakat, yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

Perasaan itu semakin kuat ketika pemerintah nagari mengabarkan bahwa seorang warga meninggal dunia di rumah sakit, sementara keluarganya kesulitan memulangkan jenazah karena terkendala biaya.

"Saya tidak ingin lagi orang kampung halaman saya tidak bisa membayar biaya di rumah sakit," tegasnya.

Pendataan

Sejak peristiwa itu, Haji Sagi meminta pemerintah nagari mendata para lansia dan warga miskin yang mengidap penyakit kronis. Ia menyatakan siap membantu membiayai premi kepesertaan mereka di BPJS Kesehatan.

Wali Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Era Jaya, mengatakan partisipasi aktif para perantau selama ini membuat pembangunan di nagari tersebut relatif tidak terlalu terdampak efisiensi anggaran.

Setiap tahun, pembangunan fisik senilai hampir Rp500 juta, termasuk pembangunan jalan antarkampung, dapat terlaksana berkat kontribusi para perantau.

Namun, pembangunan tersebut ternyata belum mampu menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi warga. Masih banyak masyarakat miskin, terutama lansia dan penyandang penyakit menahun, yang tidak dapat berobat ke rumah sakit karena terkendala biaya. Berangkat dari kondisi itu, Pemerintah Nagari III Koto Aur Malintang Selatan menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Padang pada 30 Juni 2026.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah nagari dapat mendaftarkan lansia dan warga miskin yang mengidap penyakit menahun sebagai peserta JKN. Iuran mereka dibayarkan oleh Unit Pengelola Zakat (UPZ) nagari dengan dukungan para perantau.

Pada tahap awal, sekitar 100 warga didaftarkan sebagai peserta JKN. Sebanyak 50 orang dibiayai melalui UPZ nagari, sedangkan sekitar 50 peserta lainnya dibantu para perantau, salah satunya H. Azwar Wahid.

Jumlah penerima bantuan diperkirakan masih akan bertambah karena masih banyak warga yang belum terakomodasi dan sejumlah perantau lainnya juga menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi.

Pemerintah nagari tidak sembarangan mendaftarkan warga ke JKN. Seluruh calon peserta diverifikasi berdasarkan data di tingkat nagari dan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar program yang dimulai sejak akhir Juni tersebut tepat sasaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Imigrasi Bersama ITB Garap ...
Daerah
Imigrasi Berencana Pidanaka...
Luar Negeri
Robot-robot Buatan Tiongkok...
Advertisement
Santunkan Asuransi Disalurkan, Kemenhub Pastikan Pemenuhan Hak Korban KMP Virgo Transport 8

Santunkan Asuransi Disalurkan, Kemenhub Pastikan Pemenuhan Hak Korban KMP Virgo Transport 8

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.