Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga di Sultra Pakai Masker Imbas Paparan Asap Kiriman

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Warga di Sultra Pakai Masker Imbas Paparan Asap Kiriman Doc: ANTARA
Ket. Kantor Stasiun Meteorologi Maritim Kendari.

KENDARI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari mengimbau masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan imbas paparan asap kiriman yang diprediksi menyelimuti sejumlah daerah dalam tiga hari ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Heri Purnomo, saat dihubungi di Kendari, Sabtu (03/10), mengatakan bahwa peringatan tersebut dikeluarkan setelah teramatinya asap tipis yang menyelimuti langit Sultra dalam sepekan terakhir.

"Khusus pada 3 Oktober 2026, di wilayah Kendari dan sekitarnya pada pagi hari terdapat asap yang cukup tebal dengan jarak pandang kurang dari lima kilometer," kata Heri.

Ia menjelaskan berdasarkan hasil observasi, jarak pandang horizontal di sejumlah wilayah Sultra dalam sepekan terakhir umumnya berada di kisaran delapan hingga sembilan kilometer.

Selain itu, pemantauan kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 di Kota Kendari menunjukkan indikasi kategori sedang pada dini hari hingga sore hari, sebelum membaik pada sore menuju malam hari.

"Pola ini diperkirakan masih akan berulang dalam beberapa hari ke depan," ujar Heri.

BMKG mengidentifikasi sebaran asap yang masuk ke Sultra tersebut berasal dari luar wilayah, terutama dari paparan karhutla di Papua Selatan dan Maluku.

Dia menjelaskan bahwa kesimpulan tersebut ditarik berdasarkan analisis arah angin yang bertiup dari timur hingga timur laut serta hasil pemantauan Citra Satelit Himawari-9, meski di Sultra sendiri terdeteksi 105 titik panas (hotspot) dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Bombana.

"Potensi asap kategori sedang dalam tiga hari ke depan diprakirakan melingkupi Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, hingga Wakatobi," jelasnya,

Atas kondisi ini, BMKG meminta masyarakat memperbanyak konsumsi air putih serta menutup jendela rumah jika kondisi asap mulai terasa pekat.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah. Kewaspadaan ekstra juga diminta bagi pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan akibat penurunan jarak pandang yang berisiko mengganggu keselamatan.

Masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi cuaca dan kondisi atmosfer melalui kanal resmi Info BMKG Sultra, akun Instagram @bmkgmaritimkendari, aplikasi Info BMKG, maupun layanan WhatsApp BMKG Sultra di nomor 0811-4005-929.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.