Pencapaian Istimewa Rahmat Erwin Abdullah di Asian Games 2026
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 06:23 WIB | Oleh: SriyonoNAGOYA - Rahmat Erwin Abdullah kembali mengangkat nama Indonesia ke podium tertinggi Asian Games. Capaian Rahmat kali ini begitu istimewa, karena selain mempersembahkan emas juga memecahkan rekor asia serta dunia.
Tiga tahun setelah meraih emas di Hangzhou, Tiongkok, atlet angkat besi itu mengulangi pencapaiannya di Asian Games 2026 di Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang. Bedanya, kali ini Rahmat tampil di kelas 75 kilogram putra, setelah sebelumnya berjaya di kelas 73 kilogram putra.
Asian Games 2022 memang digelar setahun lebih lambat, yakni pada 2023, akibat penundaan. Namun, jeda waktu itu tidak mengubah satu hal dari Rahmat, yakni konsistensinya di panggung terbesar olahraga Asia.
Di Nagoya, konsistensi tersebut kembali berbuah emas. Lebih dari itu, Rahmat juga mencatatkan rekor yang membuat penampilannya menjadi semakin istimewa. Bukan hanya rekor Asia, tetapi juga rekor dunia.
Dua kali tampil di Asian Games, dua kali pula Rahmat pulang membawa emas. Dua kali pula ia meninggalkan jejak yang lebih panjang daripada sekadar medali di leher.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Nagoya, Rahmat mencetak rekor dunia clean and jerk di kelas 75 kilogram putra dengan angkatan 206 kilogram. Ia juga membukukan rekor dunia total angkatan dengan catatan 366 kilogram.
Sementara itu, lifter Korea Utara, Ri Chong-song, berhasil mencatatkan rekor dunia snatch di kelas yang sama dengan angkatan 162 kg. Meski demikian, hasil tersebut belum cukup untuk membawanya ke posisi teratas. Ri kalah dalam total angkatan dari Rahmat dan lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, setelah gagal menyamai raihan kedua pesaingnya di sesi clean and jerk.
Rahmat pun keluar sebagai peraih emas, disusul Weeraphon dengan medali perak, sementara Ri harus puas membawa pulang perunggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adu kuat angkat besi dalam nomor ini memang sungguh sengit, karena dibarengi dengan beberapa kali pemecahan rekor dunia dan Asian Games.
Dalam angkatan snatch, terjadi dua kali pemecahan rekor dunia, dan sekali rekor Asian Games. Ri dan Weeraphon bergantian memecahkan rekor dalam jenis angkatan ini.
Keseruan lebih gila terjadi pada angkatan clean and jerk, dan total angkatan, yang masing-masing terjadi lima kali pemecahan rekor dunia, termasuk oleh Rahmat, masing-masing dua kali dalam clean and jerk, dan dua kali dalam total angkatan.
Gagal ke Olimpiade
Sebelum Asian Games 2022, tepatnya pada 9 Desember 2022 di Bogota, Kolombia, Rahmat memecahkan rekor dunia dan rekor Asia untuk clean and jerk pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh lifter China, Shi Zhiyong.
Saat itu, Rahmat berhasil mengangkat beban 200 kg, satu kilogram lebih berat daripada rekor Shi pada Kejuaraan Dunia 2021 di Tashkent, Uzbekistan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!