Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Emak-emak Resah! Harga Cabai Naik Terus akibat El Nino

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 05:38 WIB | Oleh:
Bikin Emak-emak Resah! Harga Cabai Naik Terus akibat El Nino Doc: Antara foto
Ket. Arsip - Pedagang cabai melayani pembeli di Pasar Terong Makassar, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Muhammad Ilyas menyebut fenomena El Nino yang mengakibatkan kekeringan panjang turut berdampak terhadap harga cabai yang harganya terus meroket.

Dia menjelaskan kekeringan yang terjadi mengakibatkan produksi berkurang dan berujung pada harga cabai terua naik, dari harga normal sekitar Rp50 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram.

"Biasanya cuma Rp50 ribu, sekarang sudah Rp85 ribu. Kenaikan harga dipengaruhi kondisi di tingkat petani. Harga cabai dari petani saat ini berada di kisaran Rp65 ribu-Rp70 ribu per kilogram," ujar Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Muhammad Ilyas di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan kenaikan harga cabai menjadi perhatian pemerintah setelah mendapat arahan Gubernur Sulsel untuk segera melakukan pemantauan dan intervensi pasar.

Terkait kenaikan sejumlah harga pangan, khususnya cabai, sebelumnya, telah dilakukan operasi pasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Selatan dan sejumlah instansi terkait di Pasar Terong dan Pasar Pa’baeng-baeng, Makassar.

Pemantauan TPID menemukan harga cabai rawit mengalami kenaikan cukup signifikan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram, kini harganya mencapai sekitar Rp70 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram.

TPID juga akan memantau distribusi cabai dari Sulsel ke daerah lain. Hal ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat Sulsel tetap terpenuhi.

"Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk melakukan langkah stabilisasi, termasuk melalui Gerakan Pangan Murah dan kerja sama antardaerah," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Firman Hidayat.

TPID bersama instansi terkait selanjutnya akan membahas sejumlah opsi intervensi, termasuk Gerakan Pangan Murah, penguatan kerja sama antardaerah, pemantauan distribusi, hingga kemungkinan dukungan biaya transportasi bagi pengecer.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan kenaikan harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat di Sulawesi Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
FIFA Asean Cup: Thailand da...

Melepas Kepergian Guruh Soekarnoputra

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Melepas Kepergian Guruh Soe...
Daerah
Bikin Emak-emak Resah! Harg...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.