Rencana Bisnis 360 Triliun Rupiah FIFA Picu Perlawanan, UEFA: “Sepak Bola Bukan untuk Dijual”
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 00:02 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMenurut Rasmussen, federasi Denmark baru mengetahui proposal FIFA melalui pemberitaan media.
“Karena itu sangat penting bagi kami untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai isi proposal dan prosesnya. Hanya berdasarkan informasi tersebut kami dapat membahas persoalan ini di federasi Denmark maupun bersama kolega kami di UEFA,” ujarnya.
Tidak Semua Pihak Menolak
Di tengah gelombang kritik, Presiden Federasi Sepak Bola Republik Ceko, David Trunda, justru melihat potensi manfaat dari rencana FIFA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trunda mengakui masih membutuhkan informasi lebih lengkap, tetapi secara pribadi ia menilai kerja sama erat dengan Infantino dan timnya dapat memberikan dampak positif bagi sepak bola Ceko.
“Tentu kami membutuhkan lebih banyak detail, tetapi dari sudut pandang pribadi, saya bisa melihat dampak positif dari niat FIFA,” ujar Trunda.
Namun, suara penentangan dari Jerman cukup keras.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman sekaligus anggota Komite Eksekutif UEFA, Hans-Joachim Watzke, mengatakan FIFA telah “melewati batas”.
Menurut Watzke, terdapat konsensus kuat di antara sejumlah asosiasi anggota UEFA untuk menentang rencana tersebut.
“Jika sepak bola Eropa bersatu untuk menentang rencana ini, hal tersebut memiliki bobot yang sangat besar,” katanya.
Uni Eropa: Komersialisasi Sudah Keterlaluan
Komisioner Olahraga Uni Eropa, Glen Micallef, turut memberikan peringatan keras.
Menurut dia, Piala Dunia tetap menjadi turnamen olahraga terbesar di dunia, tetapi FIFA dinilai telah terlalu jauh mengeksploitasi berbagai peluang komersial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!