Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Minta Kafe dan Karaoke Patuhi Aturan Minuman Beralkohol

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Pemkot Bogor Minta Kafe dan Karaoke Patuhi Aturan Minuman Beralkohol Doc: antara foto
Ket. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bogor Eko Prabowo di Balai Kota Bogor, Rabu (29/7).

KOTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat (Jabar) meminta  pelaku usaha kafe, restoran, dan karaoke wajib mematuhi ketentuan penjualan minuman beralkohol guna menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bogor Eko Prabowo di Balai Kota Bogor, Rabu (29/7), mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi kontribusi pelaku usaha yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif.

"Pemkot Bogor berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, kondusif, dan memberikan kepastian bagi dunia usaha. Kami meyakini, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kemitraan yang kuat, saling mendukung, dan saling percaya antara pemerintah dan pelaku usaha," kata Eko saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian, Pengawasan, dan Penertiban Minuman Beralkohol.

Menurut dia, di balik peluang ekonomi tersebut terdapat tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban umum, keamanan masyarakat, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Karena itu, regulasi mengenai pengendalian, pengawasan, dan penertiban minuman beralkohol bukan dimaksudkan untuk menghambat kegiatan usaha, melainkan menjadi landasan hukum agar pelaku usaha dapat beroperasi secara legal, profesional, dan selaras dengan kepentingan masyarakat.

Eko menjelaskan, melalui forum tersebut Pemkot Bogor memastikan seluruh pelaku usaha memahami ketentuan yang berlaku, mulai dari perizinan, klasifikasi dan golongan minuman beralkohol, ketentuan zonasi, penyimpanan, penyajian, hingga kewajiban lain sesuai regulasi.

Ia berharap tidak ada pelaku usaha yang menghadapi persoalan hukum atau tindakan penertiban akibat kurang memahami aturan yang berlaku.

"Kami berharap forum ini menghasilkan kesepahaman, komitmen bersama, dan langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola usaha yang semakin baik di Kota Bogor," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor Pupung W. Purnama mengajak seluruh pelaku usaha untuk semakin meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan daerah dan peraturan wali kota yang mengatur peredaran minuman beralkohol.

Ia mengatakan Kota Bogor telah memiliki Peraturan Wali Kota Nomor 10 Tahun 2022 sebagai turunan dari Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum yang mengatur pembatasan ketat terhadap peredaran minuman beralkohol golongan B dan C di wilayah Kota Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Rona
BDx Mulai Bangun Pusat Data...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.