Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Kwangsan Jadi Percontohan Desa Antikorupsi di Sidoarjo

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 08:22 WIB | Oleh:
Desa Kwangsan Jadi Percontohan Desa Antikorupsi di Sidoarjo Doc: antara foto
Ket. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, di Sidoarjo, Rabu (29/7).

SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menjadi percontohan program Desa Anti Korupsi tingkat nasional melalui pemantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai bagian penguatan tata kelola pemerintahan desa.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, di Sidoarjo, Rabu (29/7), menyatakan Program Desa Anti Korupsi merupakan upaya strategis KPK dalam membangun budaya antikorupsi mulai dari pemerintahan desa.

"Program Desa Anti Korupsi bukan semata-mata sebuah kompetisi, tetapi merupakan upaya strategis KPK dalam membangun budaya antikorupsi sejak dari pemerintahan desa yang paling dekat dengan masyarakat," kata Mimik.

Dalam kegiatan pemantauan bersama tim KPK, Tim Penilai Provinsi Jawa Timur, perangkat daerah terkait, Mimik mengatakan pemkab setempat terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui pembinaan, pendampingan, pengawasan, dan peningkatan kapasitas aparatur agar penyelenggaraan pemerintahan berlangsung efektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi.

Ia berharap proses pemantauan menjadi bahan evaluasi bagi Desa Kwangsan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjadi contoh penerapan pemerintahan desa yang terbuka dan berintegritas.

Menurutnya, hasil pemantauan tersebut diharapkan memperkuat pemenuhan indikator program Desa Anti Korupsi, sehingga Desa Kwangsan berpeluang mewakili Provinsi Jawa Timur pada penilaian tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Andhika Widiarto mengatakan program Desa Anti Korupsi disusun sebagai langkah pencegahan korupsi seiring meningkatnya pengelolaan dana desa di seluruh Indonesia.

Menurutnya, predikat Desa Anti Korupsi bukan berorientasi pada penghargaan, melainkan pada terbangunnya sistem pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan keuangan desa.

"Hadiah yang paling besar dari Desa Anti Korupsi adalah rasa aman bagi pemerintah desa dalam mengelola keuangan karena seluruh proses dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan," ujar Andhika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pegadaian Peduli, 480 Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Jakarta Barat
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
  • Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
  • Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!
    Hubungi layanan08216363491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
    Hubungi layanan0821?6363?491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
  • Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
  • Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK
    Saluran resmi AirAsia, Anda dapat menghubungi Call Center ...
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.