Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kudus Promosikan Produk Fesyen Lokal Lewat Peragaan Busana ASN

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Pemkab Kudus Promosikan Produk Fesyen Lokal Lewat Peragaan Busana ASN Doc: antara foto
Ket. Peragaan busana ASN Kabupaten Kudus, Jateng.

KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah (Jateng), mempromosikan produk fesyen lokal melalui kegiatan peragaan busana "Kudus Fashion on the Street" melibatkan aparatur sipil negara (ASN) yang digelar di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (19/9) malam.

Kegiatan Kudus Fashion on The Street yang berlangsung di Alun-alun Kudus itu, melibatkan Bupati dan Wakil Bupati Kudus, jajaran Forkopimda, Ketua Dekranasda, serta para kepala perangkat daerah sebagai model.

"Kami sengaja melibatkan para ASN tampil mengenakan berbagai busana dari fesyen lokal dan berjalan di atas catwalk layaknya model profesional di hadapan masyarakat, untuk turut memasarkan hasil UMKM, khususnya sektor fesyen yang ada di Kudus," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus, Minggu (20/9).

Menurut dia, kualitas produk UMKM Kudus sangat luar biasa dan bagus-bagus, sehingga perlu dipromosikan secara masif.

Menurut dia, produk fesyen dan UMKM Kudus memiliki potensi untuk dikembangkan sehingga tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Lebih dari 35 jenama fesyen lokal, kata dia, turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Sam'ani mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, turut diperkenalkan desain batik yang akan digunakan sebagai seragam ASN Kudus. Desain batik reroncen wahyu Kudusan terpilih sebagai pemenang dalam kompetisi desain batik ASN.

"Nanti desain batiknya dijadikan seragam untuk ASN, namun penerapannya tetap menyesuaikan kondisi keuangan daerah," ujarnya.

Sam'ani mengaku kegiatan "Fashion on the Street" merupakan pengalaman keduanya berjalan di atas catwalk. Meski sempat merasa gugup, dirinya lebih bersemangat karena mendapat dukungan dari jajaran Forkopimda.

Sementara itu, Pelaksana tugas Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Andini Aridewi mengaku memperagakan busana seperti layaknya model profesional baru pertama.

"Biasanya kami hanya duduk menyaksikan fashion show, tetapi kali ini ikut menjadi model. Sempat tegang, namun tetap menyenangkan karena bisa ikut mempromosikan produk busana lokal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Terus Diobok-obok, Kampung Ambon Tetap Jadi Gudang Narkoba

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Terus Diobok-obok, Kampung ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.