Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

‘The Whisper Man’: Robert De Niro Berlomba dengan Waktu Memburu Pembunuh Berantai Anak-anak

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh:
‘The Whisper Man’: Robert De Niro Berlomba dengan Waktu Memburu Pembunuh Berantai Anak-anak Doc: Istimewa
Ket. Detektif Amanda Beck (Michelle Monaghan) menangani penyelidikan dan meminta bantuan Pete Willis (Robert De Niro), mantan detektif yang dahulu menangkap The Whisper Man. Willis kemudian menemukan kasus itu berkaitan dengan masa lalu dan keluarganya.

Netflix menghadirkan film thriller kriminal The Whisper Man, yang mempertemukan Robert De Niro, Adam Scott, Michelle Monaghan, dan Michael Keaton dalam kisah penyelidikan pembunuh berantai yang menargetkan anak-anak.

Film arahan James Ashcroft ini diadaptasi dari novel karya penulis kriminal Inggris Steve Mosby yang menggunakan nama pena Alex North. Ceritanya mengikuti Tom Kennedy (Adam Scott), seorang penulis novel kriminal yang baru kehilangan istrinya. Bersama putranya, Jake, Tom pindah ke sebuah kota kecil di New Jersey untuk memulai kehidupan baru.

Namun, rumah tua yang mereka tempati justru menjadi awal dari rangkaian kejadian misterius. Jake, yang menjadi lebih tertutup setelah kematian ibunya, mulai mengaku melihat sosok-sosok yang tidak terlihat oleh orang lain. Tak lama kemudian, ia keluar rumah pada malam hari dan menghilang.

Penyelidikan kemudian mengungkap kaitan kasus tersebut dengan Frank Carter (Michael Keaton), pembunuh berantai yang telah dipenjara selama puluhan tahun. Carter dikenal dengan julukan "The Whisper Man" karena menggunakan bisikan untuk memancing korbannya.

Detektif Amanda Beck (Michelle Monaghan) menangani penyelidikan dan meminta bantuan Pete Willis (Robert De Niro), mantan detektif yang dahulu menangkap Carter. Willis kemudian menemukan bahwa kasus terbaru tersebut memiliki kaitan dengan masa lalunya dan keluarganya.

Hubungan antara Pete dan Tom menjadi salah satu bagian penting dalam cerita. Tom ternyata merupakan putra Pete yang telah lama terasing. Film kemudian menggabungkan penyelidikan pembunuhan dengan persoalan hubungan ayah dan anak yang belum terselesaikan.

Variety menilai The Whisper Man sebagai thriller prosedural yang sederhana namun tetap menghibur. Ceritanya dinilai tidak terlalu banyak menawarkan kejutan, tetapi mampu mempertahankan perhatian melalui penyelidikan kasus dan permainan para pemerannya.

Robert De Niro tampil sebagai mantan detektif dengan pengalaman panjang yang kembali dilibatkan dalam kasus pembunuhan. Variety menilai De Niro mampu memberikan kesan berwibawa tanpa harus memainkan karakter secara berlebihan.

Adam Scott memerankan Tom sebagai ayah yang berusaha menemukan putranya, sementara Michelle Monaghan tampil sebagai detektif yang menangani kasus tersebut.

Salah satu penampilan yang mendapat perhatian adalah Michael Keaton sebagai Frank Carter. Karakternya menjadi sumber informasi penting bagi polisi mengenai kasus baru yang diduga meniru kejahatan yang pernah dilakukannya.

Keaton memainkan Carter dengan gaya tenang dan terkendali, tetapi tetap menyisakan kesan mengancam. Kehadirannya memberikan warna berbeda dalam film yang secara umum menggunakan formula thriller kriminal yang sudah dikenal.

James Ashcroft sebelumnya menyutradarai Coming Home in the Dark pada 2021. Dalam The Whisper Man, ia mempertahankan tempo cerita yang stabil sekaligus membangun atmosfer mencekam.

Sinematografi Peter Deming turut memperkuat suasana film melalui penggunaan nuansa gelap dan lembap. Deming dikenal lewat keterlibatannya dalam sejumlah karya David Lynch, termasuk Lost Highway, Mulholland Drive, dan Twin Peaks: The Return.

Secara keseluruhan, The Whisper Man menawarkan thriller kriminal dengan unsur misteri, pembunuh berantai, penyelidikan polisi, serta konflik keluarga. Film ini tidak terlalu berusaha menjadi thriller yang kompleks, tetapi mengandalkan alur prosedural dan jajaran pemeran utamanya untuk menjaga daya tarik cerita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Luar Negeri
Michelle Bachelet Batalkan ...
Luar Negeri
Donald Trump Beri Peringata...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.