Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pasar Pusat Data dengan Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara
📅 Rabu, 29 Jul 2026, 00:17 WIB | Oleh: Haryo BronoPerkantoran Non-CBD Catat Penyerapan Positif
Pasar perkantoran di luar kawasan CBD atau Non-CBD Jakarta juga mencatat perkembangan positif selama semester pertama 2026.
Tidak terdapat pasokan baru yang masuk ke pasar selama enam bulan pertama tahun ini. Dengan demikian, total stok perkantoran Non-CBD Jakarta tetap berada di sekitar 5,11 juta meter persegi pada akhir Juni 2026.
Namun, terdapat empat proyek baru yang diperkirakan masuk ke pasar perkantoran Non-CBD Jakarta sepanjang 2026. Keempat proyek tersebut memiliki total luas ruang kantor sekitar 119.000 meter persegi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi permintaan, tingkat penyerapan positif sebesar 50.900 meter persegi tercatat selama semester pertama 2026.
Jakarta Utara menjadi kontributor terbesar terhadap penyerapan ruang kantor dengan porsi sekitar 55% dari total take-up. Selanjutnya, Jakarta Barat menyumbang sekitar 27%, sedangkan Jakarta Selatan sekitar 17%.
Tingkat hunian rata-rata pasar perkantoran Non-CBD juga kembali meningkat sebesar 0,5 poin persentase selama semester pertama 2026, sehingga mencapai 81,4% pada akhir Juni 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi harga, rata-rata tarif sewa dasar dalam denominasi rupiah tercatat Rp136.700 per meter persegi per bulan pada akhir Juni 2026. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 2,5% secara tahunan.
Sementara itu, dalam denominasi dolar AS, tarif sewa dasar mengalami penurunan sebesar 7,3% secara tahunan, yang terutama dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Perkembangan pasar data center dan properti komersial tersebut menunjukkan semakin eratnya hubungan antara infrastruktur digital dan sektor real estat. Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap cloud, AI, dan komputasi berkinerja tinggi, kebutuhan terhadap lokasi strategis, pasokan listrik, konektivitas, serta infrastruktur pendukung menjadi semakin penting dalam menentukan arah pertumbuhan pasar Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!