Operasi Militer AS di Hormuz Dijeda, Trump Buka Peluang Negosiasi
📅 Selasa, 28 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiSementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Trump di Gedung Putih pada Selasa (28/7). Netanyahu diperkirakan akan mendesak Washington tetap bersikap keras terhadap Iran, khususnya terkait program nuklir negara tersebut.
Iran terus menegaskan program nuklirnya bertujuan untuk kepentingan sipil. Namun AS dan sekutunya menuding program tersebut diarahkan untuk mengembangkan senjata nuklir.
Dalam wawancara dengan Fox News, Netanyahu menyatakan mendukung penuh upaya Trump menghentikan program nuklir Iran.
"Jika itu bisa dilakukan tanpa kembali ke konflik militer besar, tentu lebih baik. Namun, dengan atau tanpa kesepakatan, program nuklir Iran harus dihentikan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!