Ekstremisme di Ruang Digital Sasar Generasi Muda
Selasa, 28 Jul 2026, 03:08 WIB | Oleh: Tim PenulisKepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono mengatakan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak menjadi faktor utama dalam keberhasilan mencegah dan menanggulangi terorisme. Ia menyampaikan hal itu pada acara Penguatan Kolaborasi Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2026–2029 (RAN PE Fase Kedua).
Eddy menjelaskan bahwa terorisme bersifat persisten dan adaptif. Tindakan ekstrem itu terus ada walaupun aktornya berubah serta selalu menyesuaikan cara, bentuk, dan medianya seiring waktu. Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme dengan menyasar perempuan, anak-anak, dan remaja.
Eddy mengatakan pemerintah sudah melakukan mitigasi pada tahun 2024–2025. Selama periode tersebut, aparat intelijen dan penegak hukum sudah melakukan pembinaan dan rehabilitasi terhadap sekitar 250 anak di bawah umur. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!