Russia Ingin Tambahan Pasukan Korut untuk Perang di Ukraina
📅 Senin, 27 Jul 2026, 02:55 WIB | Oleh: Tim PenulisSerangan-serangan itu terjadi sehari setelah 20 orang tewas di kedua sisi garis depan, dengan Kyiv dan Moskwa sama-sama mengintensifkan serangan sementara diplomasi untuk mengakhiri perang mengalami kebuntuan.
Di Gorlivka, Ukraina timur yang dikuasai Moskwa, serangan drone Ukraina menewaskan empat orang, menurut otoritas pendudukan Russia di sana. Satu orang lagi tewas di wilayah Kherson yang diduduki, kata para pejabat yang ditempatkan Moskwa di sana. Sedangkan pihak berwenang di wilayah perbatasan Belgorod, Russia, mengatakan satu orang tewas akibat serangan drone Ukraina di Desa Smorodino.
Serangan itu terjadi sehari setelah Moskwa mengatakan serangan Ukraina terhadap sebuah kota yang diduduki di Laut Azov menewaskan 12 orang.
Perundingan damai yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengakhiri pertempuran telah terhenti. Kremlin menduduki sebagian besar wilayah Ukraina timur dan selatan dan telah berulang kali mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk merebut sisa wilayah Ukraina timur dengan kekerasan. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!