Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Terulangnya Inflasi, The Fed Harus Siap Perketat Kebijakan Moneter

📅 Senin, 27 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Cegah Terulangnya Inflasi, The Fed Harus Siap Perketat Kebijakan Moneter Doc: Aaron Schwartz/AFP
Ket. Ketua The Fed, Kevin Warsh.

WASHINGTON - Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve akan mengadakan pertemuan keduanya di bawah ketua baru Kevin Warsh mulai Selasa (28/7). Para pelaku pasar memperkirakan otoritas moneter itu akan mempertahankan suku bunga tetap stabil di tengah kekhawatiran inflasi yang bisa memburuk karena Presiden AS, Donald Trump kembali melancarkan serangan ke Iran. 

Warsh dipilih untuk memimpin bank sentral AS oleh Trump, memperjelas tuntutannya untuk menurunkan suku bunga saat ia memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada badan pembuat kebijakan moneter independen tersebut.

Setelah dua hari sesi tertutup, rapat komite pasar terbuka Federal Reserve atau The Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengumumkan keputusannya pada hari Rabu pukul 14.00 (18.00 GMT), diikuti oleh konferensi pers oleh Warsh.

Menurut alat pemantauan FedWatch dari Chicago Mercantile Exchange (CME), sebagian besar investor memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap di angka 3,50-3,75 persen untuk pertemuan kelima berturut-turut.

Inflasi konsumen AS melambat menjadi 3,5 persen secara tahunan bulan lalu, tetapi tetap jauh lebih tinggi daripada target jangka panjang The Fed sebesar dua persen, yang belum tercapai selama lebih dari lima tahun.

Sejak pekan lalu, peningkatan permusuhan telah menyebabkan serangan intensif AS dan tindakan balasan Teheran yang menargetkan sekutu Washington di seluruh wilayah, sementara pemberontak Houthi Yaman mengancam akan memblokade jalur perdagangan minyak Laut Merah.

Pertempuran tersebut telah menyebabkan harga energi kembali melonjak di mana kontrak berjangka minyak acuan menembus angka 100 dollar AS per barel untuk pertama kalinya sejak akhir Mei, ketika harga energi sedang menurun.

Kehilangan Kesabaran

Di The Fed, para pembuat kebijakan mulai kehilangan kesabaran terhadap inflasi yang terus berlanjut, yang mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga mungkin sudah dekat.

Gubernur Fed, Chris Waller mengatakan pekan lalu bahwa The Fed harus siap memperketat kebijakan moneter untuk mencegah terulangnya episode inflasi tahun 2021-2022".

“Menatap inflasi dengan tajam hingga ia lenyap di hadapan tatapan tajam kita bukanlah sebuah pilihan,” katanya.

Sejak menjabat, Warsh telah berjanji untuk mengurangi atau menghilangkan jumlah panduan ke depan yang diberikan The Fed dalam proses pengambilan keputusannya, sebuah langkah yang telah menuai beragam reaksi.

Ketua baru tersebut mengatakan bahwa memberikan panduan ke depan (forward guidance) akan mengunci para pembuat kebijakan pada posisi yang mungkin perlu mereka ubah. Namun, beberapa analis berpendapat bahwa ketidaktransparan dalam pengambilan keputusan justru menciptakan lebih banyak ketidakpastian bagi pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
Ekonomi
Rentan terhadap Tekanan - 2...
Daerah
Wakatobi Disuruh Meniru Pro...
Olahraga
Pantas Menggunduli Indonesi...
Megapolitan
Bogor Lagi, Kasus Kanker Na...
Megapolitan
Bagaimana Ini Pemkot Bogor,...

Tak Naik, Bea Balik Nama Kendaraan di Sulsel

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Naik, Bea Balik Nama Ke...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.