Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerap Diisukan Sebagai Korban Bullying, Mensos Imbau Publik untuk Tidak Berspekulasi Liar

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Kerap Diisukan Sebagai Korban Bullying, Mensos Imbau Publik untuk Tidak Berspekulasi Liar Doc: Antara

JAKARTA, KORAN-JAKARTA.COM -  Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan arahan kepada publik untuk tidak memberikan spekulasi liar seperti isu pembullyan terhadap pelaku pemboman SMA 72 Jakarta.

“Ya, kita tunggu saja ya, jangan berspekulasi. Kami tadi sempat berdialog dengan para korban, tetapi belum memungkinkan untuk membicarakan hal yang detail,” kata Saifullah Yusuf saat ditemui di RS Yarsi Cempaka Putih, dikutip dari Antara, Jakarta, Sabtu (8/11).

Rehabilitasi juga turut dipastikan akan diperlakukan dari Kementerian Sosial itu sendiri untuk para korban beserta keluarganya, sembari menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian. Mereka juga belum menarik garis kesimpulan besar mengingat penyelidikan belum mengungkap hasil apapun.

Dalam kesempatan tersebut, Saifullah lebih memfokuskan kepada komunikasi ringan yang bertujuan untuk mendukung pemulihan dalam segi psikologis.

“Kami hanya berbicara ringan, menanyakan posisi mereka saat kejadian dan bagaimana mereka menyelamatkan diri. Sebagian besar masih didampingi orang tua,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian korban masih menunjukkan tanda-tanda trauma akibat kejadian yang menggemparkan tersebut. Namun, semangat untuk pulih tetap masih ada. 

“Dari hasil dialog dengan para dokter, saya lihat anak-anak punya semangat besar untuk segera sembuh. Mari kita doakan bersama,” ucapnya. 

Berdasarkan data Pos Pelayanan Polri di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, hingga Sabtu siang pukul 10.00 WIB terdapat total 96 korban ledakan yang dirawat di tiga rumah sakit di wilayah Jakarta Pusat.

Di RS Islam Cempaka Putih terdapat 43 pasien (terdiri atas 14 pasien rawat inap dan 29 pasien yang sudah pulang). RS Yarsi merawat 15 pasien (dengan 14 menjalani rawat inap dan satu sudah dipulangkan), sedangkan RS Pertamina Jaya menangani tujuh pasien, satu di antaranya masih dirawat.

Hingga berita ini ditulis, tercatat sebanyak 67 pasien secara keseluruhan yang telah diperbolehkan untuk pulang, sementara 29 orang lainnya masih menjalani perawatan medis di tiga rumah sakit tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Uni Eropa Ajak Kanada Jalin...
Luar Negeri
Qatar Ajak Negara Teluk Gan...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.