Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pastikan Rantai Pasok Pangan Lancar, Kementerian PU Dorong dengan Program Inpres Jalan Daerah

📅 Senin, 27 Jul 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Pastikan Rantai Pasok Pangan Lancar, Kementerian PU Dorong dengan Program Inpres Jalan Daerah Doc: antara foto
Ket. Inpres Jalan Daerah

JAKARTA – Untuk memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorongnya dengan program Inpres Jalan Daerah (IJD).

"Melalui program Inpres Jalan Daerah ini, pemerintah memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir serta menghubungkan langsung wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara jauh lebih efisien dan berkelanjutan," ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/7).

Dampaknya, lanjut Dody, akan langsung terasa karena waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat, biaya angkut logistik dapat ditekan, serta risiko kerusakan hasil panen selama perjalanan dapat diminimalkan.

Dirinya menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengerjaan jalan daerah kini wajib mempertimbangkan faktor geometrik agar dapat dilewati oleh dua kendaraan roda empat secara berpapasan dengan aman.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan penanganan Ruas Lawe Kinga-Simpang Seberang di Kabupaten Aceh Tenggara sepanjang 4,8 kilometer.

Pekerjaan yang dilakukan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Aceh ini merupakan implementasi Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah dalam Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Pelaksanaan program IJD tersebut mulai dirasakan masyarakat.

Berdasarkan data rekapitulasi teknis, program IJD yang telah ditangani di Provinsi Aceh sebanyak 33 ruas jalan yang tersebar secara merata di 19 kabupaten/kota.

Total panjang jalan daerah yang berhasil ditingkatkan mutunya mencapai 118,73 km.

Seluruh paket pekerjaan difokuskan pada kegiatan preservasi berupa peningkatan struktur jalan dengan spesifikasi teknis yang kokoh, meliputi fondasi atas/bawah (LPA 20 cm dan LPB 15 cm) serta lapis permukaan aspal berkualitas tinggi menggunakan aspal beton (asphalt concrete-wearing course/AC-WC) setebal 6 cm.

Selain itu, peningkatan konektivitas ini menyentuh wilayah-wilayah strategis di Aceh, mulai dari kawasan kepulauan, pesisir, hingga pegunungan tengah.

Beberapa contoh penanganan prioritas yang memberikan dampak instan pada mobilitas warga di antaranya, Kabupaten Simeulue (Kawasan Kepulauan) meliputi preservasi Jalan Blang Seubel-Badegong sepanjang 2 km (1 ruas) yang menjadi urat nadi distribusi hasil bumi di Pulau Simeulue.

Kemudian, di Kabupaten Aceh Tenggara (Kawasan Pegunungan) meliputi preservasi Jalan 044 Lawe Kinga-Simpang Seberang sepanjang 4,80 km (1 ruas) guna memperlancar akses logistik komoditas pertanian.

Di Kabupaten Aceh Jaya (Kawasan Pantai Barat), preservasi Jalan Tanoh Manyang-Seumira Seksi II sepanjang 5,40 km (1 ruas) untuk meningkatkan akses ke sentra produksi lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Bukan Modal, DKUM Depok Ung...
Nasional
KAI Commuter “Blacklist�...

Kanye West Bakal Gelar Konser di Jakarta

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Kanye West Bakal Gelar Kons...
Nasional
BMKG Minta Warga Waspada Be...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.