Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gastrodiplomasi: Saat Tempe jadi Alat Kenalkan Budaya Indonesia di AS

📅 Senin, 27 Jul 2026, 17:49 WIB | Oleh:

"Ini adalah tempe terlezat yang pernah saya makan sejak pindah ke AS," sebut Arezha Batalogianis dari New Hampshire.

"Tempe nikmat yang diantar sampai ke depan pintu. Fantastis!," kata warga New York, Kees FaesenKloet.

Meski sudah dikenali di Negeri Paman Sam, Meylia dan sang suami belum berhenti mempromosikan BOStempeh. Daniel, Meylia dan dua mitra mereka ingin semakin memperluas pasar terutama ke mereka yang masih awam dengan tempe.

Hal itulah yang membuat mereka rutin mengikuti kegiatan kebudayaan di AS, seperti bazar. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan untuk memproduksi produk olahan tempe.

Akan tetapi, Meylia menekankan, tidak mudah mewujudkan hal tersebut karena ketatnya persyaratan di AS. Dia menyebut, dalam setiap kebijakan bisnis yang dijalankan, BOStempeh selalu mengikuti jalur regulasi yang berlaku. Mereka tidak ingin merusak nama Indonesia di AS

"Kalau tercoreng, yang tercoreng bukan nama pribadi saja. Pasti akan dibawa ke negara asal," tutur Meylia.

Di atas semua hal yang sudah mereka raih dari BOStempeh, Meylia menegaskan bahwa yang terpenting adalah mereka dapat memperkenalkan Indonesia di AS melalui tempe.

Bagi Meylia dan para pemilik BOStempeh lainnya, Indonesia selalu menjadi dasar dari semua gerak mereka. "Indonesia itu rumah indah dengan segala keunikan yang layak diketahui dunia."

BOStempeh adalah bagian dari langkah tersebut. Cita-cita kecil yang ternyata menjadi wadah diplomasi nonformal di negeri jauh dari rumah.

"Kami mau masyarakat AS mengenal budaya kami sebagai anak bangsa," ujar Meylia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.