Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamentrans Siapkan Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 19:55 WIB | Oleh:
Wamentrans Siapkan Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam kegiatan Pembekalan Serentak Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/7).

KOTA BOGOR -

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam kegiatan Pembekalan Serentak Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mengatakan kawasan transmigrasi disiapkan menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui penguatan pembangunan desa berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Viva Yoga dalam kegiatan Pembekalan Serentak Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu, mengatakan upaya tersebut dijalankan antara lain melalui penerjunan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 ke berbagai kawasan transmigrasi untuk mendampingi pengembangan potensi unggulan daerah.

"Bagian dari turunan Asta Cita Presiden Prabowo adalah Tim Ekspedisi Patriot. Karena kita membangun dari bawah, dari desa, untuk memakmurkan masyarakat dan menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi," katanya.

Ia menjelaskan para peserta TEP diharapkan mampu berinteraksi dengan masyarakat dan menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas serta nilai tambah potensi lokal di kawasan transmigrasi.

"Kita ingin desa-desa itu menjadi pusat ekonomi, menjadi pusat kebudayaan. Tim Ekspedisi Patriot kita terjunkan agar bisa berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan inovasi, kreasi, pandangan-pandangan baru yang dibutuhkan masyarakat setempat," ujarnya.

Menurut Viva Yoga, pembangunan kawasan transmigrasi tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membuka pusat-pusat pertumbuhan baru di wilayah yang sebelumnya terisolasi dan belum produktif.

Ia mengatakan perpindahan penduduk ke kawasan transmigrasi telah mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya hingga berkembang menjadi desa, kecamatan, kabupaten, bahkan provinsi.

"Program transmigrasi telah melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, 116 kabupaten/kota, dan tiga ibu kota provinsi," katanya.

Viva Yoga menambahkan salah satu contoh keberhasilan pengembangan kawasan transmigrasi adalah Telang di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang pada 2025 menjadi daerah dengan produksi beras tertinggi secara nasional.

Menurut dia, keberhasilan tersebut menunjukkan kawasan transmigrasi memiliki potensi besar menjadi motor pertumbuhan ekonomi apabila didukung inovasi, riset, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.