Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Universitas Tadulako Siapkan Regulasi Etika, Termasuk Larangan Perilaku LGBT.

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 01:55 WIB | Oleh:
Universitas Tadulako Siapkan Regulasi Etika, Termasuk Larangan Perilaku LGBT. Doc: Antara Foto
Ket. Rektor Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, Prof Dr Ir Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.

 Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah sedang menyusun regulasi yang mengatur berbagai bentuk pelanggaran etika di lingkungan perguruan tinggi, termasuk larangan terhadap perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Langkah ini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan kondusif," kata Rektor Untad Palu Prof Amar Prof Dr Ir Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng, di Palu, Sabtu.

‎‎Ia mengemukakan dalam waktu dekat pihaknya juga melaksanakan pencanangan kampus bebas narkoba, kemudian kekerasan seksual maupun segala bentuk pelanggaran etika, termasuk yang saat ini lagi marak yaitu LGBT, maka pihak kampus memandang perlu ketegasan dalam lingkungan Perguruan tinggi tersebut.

Regulasi itu mengatur etika berpenampilan di lingkungan kampus, supaya tidak menimbulkan keresahan atau mengganggu kenyamanan sivitas akademika.

‎‎"Aturan dibuat sangat penting untuk membangun karakter karakter mahasiswa, sehingga menjadikan kampus yang aman, nyaman, dan juga inklusif," ujarnya.

‎‎Selain memperkuat aspek etika, Untad juga menekankan pentingnya membangun kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari karakter mahasiswa.

Rektor menyebut hal itu sejalan dengan peran perguruan tinggi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

‎"Universitas Tadulako adalah kampus dengan jargon utama pengembangan lingkungan. Oleh karena itu seluruh mahasiswa baru yang masuk pada tahun ini nantinya diwajibkan untuk mendukung komitmen tersebut," ucap Amar.

Ia menambahkan LGBT merupakan perilaku menyimpang dan melanggar norma-norma sosial, apa lagi dalam konteks agama sangat tidak dibenarkan.

Mahasiswa dituntut menimba ilmu pengetahuan, tetapi jika perilaku LGBT hadir di kampus tentu memberikan dampak negatif dan citra buruk terhadap universitas.

"Sebagai makhluk yang berakal dan beragama mestinya perilaku LGBT tidak hadir di kampus maupun ruang-ruang publik lainnya." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.