Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulawesi Selatan Beri Ganti Rugi Lahan Bandara Bua Senilai Rp17,5 Miliar

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sulawesi Selatan Beri Ganti Rugi Lahan Bandara Bua Senilai Rp17,5 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman secara simbolis menyerahkan uang ganti rugi lahan Bandara Bua di Kabupaten Luwu, Sulsel dengan total Rp17, 5 miliar.

MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan runway Bandar Udara Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel kepada 50 pemilik lahan dengan total nilai Rp17,5 miliar.

Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Jumat (24/7), mengatakan setelah proses pembebasan lahan selesai, lahan tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Perhubungan untuk mendukung rencana perpanjangan runway Bandara Bua.

“Setelah proses pembebasan lahan ini selesai, lahan tersebut akan diserahkan kepada Kementerian Perhubungan untuk mendukung rencana perpanjangan runway Bandara Bua,” ujarnya.

Gubernur berharap, perpanjangan runway dapat terealisasi sehingga Bandara Bua mampu melayani pendaratan pesawat dengan kapasitas lebih besar dan membuka peluang penerbangan langsung dari Luwu menuju Jakarta.

“Harapannya, setelah perpanjangan runway terealisasi, Bandara Bua dapat melayani pendaratan pesawat yang lebih besar dan membuka peluang penerbangan langsung ke Jakarta,” tuturnya.

Menurutnya, pengembangan Bandara Bua akan memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Luwu dan kawasan sekitarnya.

“Dengan pengembangan Bandara Bua, kita berharap dapat membuka konektivitas yang lebih luas sekaligus mendorong tumbuhnya wilayah aglomerasi ekonomi baru di Kabupaten Luwu dan sekitarnya,” kata Andi.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur transportasi tersebut diharapkan menjadi langkah bersama dalam memperkuat konektivitas dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di kawasan regional Luwu.

“Insyaallah, ikhtiar ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat konektivitas dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat regional Luwu,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.