Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Dorong QRIS Star Jadi Katalog Khusus Manjakan Wisatawan dan Bantu Pelaku Ekraf Naik Kelas

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 07:23 WIB | Oleh:
Kemenekraf Dorong QRIS Star Jadi Katalog Khusus Manjakan Wisatawan dan Bantu Pelaku Ekraf Naik Kelas Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi di Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam dalam diskusi di acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, Sabtu (26/9).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong pengembangan QRIS Star sebagai katalog sekaligus sistem klasifikasi produk dan layanan ekonomi kreatif Indonesia agar lebih mudah dikenali dan dipilih konsumen, termasuk wisatawan mancanegara.

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi di Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam mengatakan gagasan tersebut dapat dikembangkan sebagai katalog pariwisata termasuk destinasi kuliner untuk membantu pelaku usaha ekonomi kreatif meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat daya saing produknya.

“QRIS Star ini tujuannya buat kami, buat teman-teman UMKM ataupun dari pedagangnya, tentunya harus ada klasifikasinya. Jadi mungkin kalau yang bintangnya satu, itu yang baru pakai QRIS nya secara terus menerus, nanti bintangnya dua itu yang misalnya sudah dirasakan, mungkin masakannya enak,” kata Niel dalam diskusi di acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, Sabtu.

Niel mengatakan QRIS Star dapat menjadi klasifikasi dengan sistem peringkat seperti Michelin Star terhadap produk maupun pelaku usaha, sehingga konsumen memiliki gambaran mengenai kualitas produk yang ditawarkan.

Menurut dia, sistem tersebut nantinya dapat dikembangkan dalam beberapa tingkatan. Pelaku usaha yang baru menggunakan QRIS dapat memperoleh klasifikasi awal, kemudian meningkat berdasarkan penilaian kualitas hingga sertifikasi tertentu.

Konsep pemeringkatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk kuliner, tetapi dapat diterapkan pada sektor ekonomi kreatif dan pariwisata lainnya.

Ia menilai sistem klasifikasi juga dapat membantu wisatawan ketika mencari produk atau destinasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan adanya informasi mengenai tingkat atau kualitas suatu produk, wisatawan dapat lebih mudah menentukan pilihan.

"Untuk memudahkan para pelancong, baik dari dalam maupun luar negeri, supaya lebih mudah mencari apa yang diinginkan," ujar dia.

Selain mendukung wisatawan, pengembangan QRIS Star juga dinilai berpotensi memperkuat konektivitas produk ekonomi kreatif Indonesia dengan pasar global.

Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat ekspor produk ekonomi kreatif pada 2025 sekitar 27 miliar dolar AS. Namun, angka tersebut menurut narasumber masih didominasi produk dalam bentuk barang yang dikirim melalui jalur laut maupun udara.

Sementara itu, transaksi ekonomi kreatif berbasis digital dinilai belum seluruhnya tercatat dalam angka ekspor tersebut. Ia mencontohkan musik Indonesia yang dikonsumsi melalui layanan streaming, film yang ditonton melalui platform OTT, hingga jasa kreatif yang dikerjakan pelaku industri Indonesia untuk pihak luar negeri.

Karena itu, lanjutnya, QRIS Star diharapkan dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem yang menghubungkan produk dan jasa ekonomi kreatif Indonesia dengan konsumen global.

"Harapannya itu nanti QRIS tadi, kalau bisa muncul, bisa digunakan di luar. Kalau beli barang dari Indonesia, atau beli jasa dari Indonesia, atau produksi dari Indonesia, bisa pakai QRIS," katanya.

Menurut dia, pemanfaatan QRIS Star secara luas dapat memperlancar transaksi sekaligus memperkuat posisi produk ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.