Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenapa Warga Bengkulu Diajak Makan Telur? Ini Alasan Pemprov

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 01:32 WIB | Oleh:
Kenapa Warga Bengkulu Diajak Makan Telur? Ini Alasan Pemprov Doc: Antara foto
Ket. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Senin (28/9).

BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar Gerakan Makan Telur sebagai upaya pemenuhan gizi dan protein harian masyarakat di daerah setempat.

"Telur ini penting, protein yang paling murah yang mudah diakses dan cukup untuk memenuhi kebutuhan kita,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Senin.

Ia juga menyampaikan telur salah satu pilihan protein yang dapat memenuhi kebutuhan dan menjaga kebugaran tubuh masyarakat.

Menurut dia, konsumsi telur tidak harus dalam jumlah banyak karena dua telur rebus pada pagi hari sudah dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan protein.

"Jadi sarapan itu sebenarnya cukup makan satu atau dua telur rebus saja, nah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan sarapan, juga protein kita," kata dia.

Ia mengatakan telur sumber protein yang mudah diperoleh masyarakat dan dapat diolah dengan berbagai cara.

Contohnya, kata Herwan, telur dapat direbus maupun digoreng sehingga mudah disiapkan untuk konsumsi rumah tangga.

Gerakan Makan Telur itu menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Rabies Sedunia.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 1.000 telur untuk Gerakan Makan Telur bersama.

Kegiatan juga diisi berbagai pelayanan peternakan dan kesehatan hewan bagi masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyediakan bazar telur murah yang bisa dibeli masyarakat.

Telur ayam ras yang biasa dibeli masyarakat Rp55.000-60.000 per 30 butir di pasar tradisional, dapat dibeli dengan harga Rp48.000 di bazar tersebut.

Selain telur ayam ras, juga tersedia telur itik dan kebutuhan pokok murah lainnya. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menggandeng berbagai UMKM berpartisipasi di bazar pangan murah itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Tiket Pelni Sampit Kini Bis...
Megapolitan
Kenapa ASN Bekasi Diminta B...
Nasional
Layanan Kesehatan Naik Leve...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.