Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Dorong Talenta Digital Tak Cuma Jago Teknologi, Tapi Jadi Pebisnis

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenekraf Dorong Talenta Digital Tak Cuma Jago Teknologi, Tapi Jadi Pebisnis Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif.
Ket. Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia & Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE) 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (25/09/2026).

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong penguatan talenta digital agar tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan karya dan inovasi, tetapi mampu mengembangkan kreativitas menjadi produk bernilai ekonomi dan menembus pasar global.

Menteri Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif membutuhkan dua fondasi utama, yakni akses pembiayaan yang inklusif dan penguasaan teknologi.

"Ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing global memerlukan fondasi pembiayaan yang inklusif serta penguasaan teknologi mutakhir agar para kreator lokal mampu mentransformasikan kekayaan intelektual menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Riefky dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Sabtu (26/9).

Riefky mengatakan penguatan talenta menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif karena perubahan teknologi membuat kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia turut berkembang.

Karena itu, Kemenekraf mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, dan talenta untuk mempertemukan kemampuan kreatif dengan kebutuhan pasar.

"Ketika talenta, industri, dan pemerintah bergerak bersama, inovasi akan menghadirkan dampak bagi Indonesia. Dari talenta, nantinya akan menghadirkan solusi nyata," katanya.

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui keterlibatan Kemenekraf dalam PIDI Talent Expo 2026 yang mempertemukan talenta dengan kebutuhan industri. Program tersebut mencakup Digital Talent Training Camp dan Talent Expo yang mempertemukan pegiat ekonomi kreatif dengan mahasiswa serta pelaku industri.

Kemenekraf juga terlibat dalam kurasi dan penjurian PIDI Digdaya x Hackathon 2026 yang diarahkan untuk menghasilkan inovasi dan solusi digital yang dapat diimplementasikan serta memberikan dampak ekonomi.

Sejumlah inovasi yang ditampilkan antara lain ADAKARIR melalui teknologi AI Job Matching berbasis kompetensi serta EXPRESSO yang mengembangkan teknologi untuk mendeteksi anomali secara real-time.

Di sisi lain, penguatan talenta tersebut ditempatkan dalam agenda pengembangan ekonomi kreatif yang lebih luas. Kemenekraf memasukkan pendanaan dan pembiayaan, pemasaran, infrastruktur, serta fasilitasi dan pelindungan kekayaan intelektual sebagai bagian dari strategi pengembangan ekraf dalam Rencana Aksi 2026–2029.

Dengan pendekatan tersebut, pengembangan talenta digital tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri, tetapi juga memperluas kapasitas pelaku ekraf dalam menciptakan, mengembangkan, dan mengomersialisasikan karya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Penjarahan Terjadi di Sejum...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.