Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Sebut Harga Telur Mulai Pulih usai Sempat Anjlok

📅 Senin, 20 Jul 2026, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapanas Sebut Harga Telur Mulai Pulih usai Sempat Anjlok Doc: ANTARA
Ket. Pedagang menata telur ayam ras di Pasar Basah Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (7/7/2026).

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengatakan harga telur ayam ras mulai berangsur pulih setelah sempat anjlok akibat melemahnya permintaan dalam beberapa pekan terakhir.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan pemulihan harga didorong di antaranya oleh meningkatnya kembali penyerapan telur oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), berakhirnya bulan Suro, serta dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar.

"(Harga) telur naik alhamdulillah, karena kan kemarin telur itu harganya di kandang saja sampai Rp15.000," kata Ketut dalam kunjungannya ke Pasar Tebet Timur, Jakarta, Senin (20/7).

Namun, seiring berakhirnya bulan Suro (Muharam), dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, serta beroperasinya kembali SPPG, Ketut menyebut permintaan telur mulai meningkat sehingga harga berangsur pulih.

"Nah ini sudah tepat sekali dengan mulainya SPPG, bulan Suro sudah kita lewati, anak-anak sekolah sudah mulai masuk dan harga linier mulai naik," ujarnya.

Ketut mengatakan harga telur di tingkat peternak kini telah bergerak naik ke kisaran Rp22.000-Rp23.000 per kilogram, meski masih berada di bawah tingkat yang dinilai ideal, yakni sekitar Rp24.000-Rp25.000 per kilogram.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga rata-rata telur ayam ras di tingkat produsen tercatat sebesar Rp25.750 per kilogram pada 20 Juli 2026.

Ia menilai kenaikan tersebut perlu dijaga agar harga tetap berada pada level yang wajar, sehingga memberikan keuntungan bagi peternak tanpa membebani masyarakat.

"Jangan sampai peternak kita, petani kita, harganya terlalu jatuh sekali. Nanti mereka tidak mau berproduksi, masa kita impor lagi," katanya.

Ketut mengakui pemulihan harga telur berpotensi mendorong inflasi pangan.

Namun, menurut dia, kondisi tersebut masih berada dalam koridor yang diharapkan pemerintah selama harga bergerak di sekitar harga acuan.

"Pemerintah menjaga ritmenya. Jangan terlalu tinggi, jangan terlalu rendah. Pada saat rendah intervensi, pada saat tinggi intervensi. Selama masih di harga acuan berarti masih bagus," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga rata-rata nasional telur ayam ras di pasar tradisional tercatat sebesar Rp29.250 per kilogram pada 6 Juli 2026, kemudian menjadi Rp29.000 per kilogram pada 14 Juli, sebelum naik menjadi Rp31.300 per kilogram pada 20 Juli 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.