Rutan Ambon Serahkan 11 Napi WNA Kasus Tambang Ilegal ke Bareskrim Polri.
📅 Minggu, 19 Jul 2026, 04:30 WIB | Oleh: Yebdi TrismarRumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Maluku, menyerahkan 11 narapidana warga negara asing (WNA) yang terlibat perkara pertambangan ilegal kepada Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Bareskrim Polri sebagai bagian dari proses pengalihan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon Jefry R. Persulessy di Ambon, Sabtu, mengatakan penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor B/3973/VII/RES.10.2/2026/BARESKRIM.
"Penyerahan narapidana WNA ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia dan bentuk sinergi yang baik antara Rutan Ambon dengan instansi terkait," kata Jerry.
Pihaknya memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak-hak para narapidana selama proses pengalihan berlangsung.
Ia menjelaskan sebelum penyerahan dilakukan, petugas Rutan Ambon bersama tim Biro Korwas melakukan verifikasi identitas seluruh narapidana, memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, serta mencocokkan data untuk memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah proses verifikasi dinyatakan lengkap, kedua belah pihak menandatangani berita acara serah terima sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif dalam pengalihan narapidana.
Sebanyak 11 narapidana WNA atas nama Wu Yiming dan rekan-rekannya selanjutnya diserahkan secara resmi oleh Plt. Kepala Rutan Kelas IIA Ambon kepada Ps. Paurbagbinsis Biro Korwas Bareskrim Polri Iptu Pupung Nur Bahari untuk diproses sesuai kewenangan yang berlaku.
Dia menegaskan pengalihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan yang dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan serta hasil koordinasi dengan aparat penegak hukum.
Menurut dia, Rutan Kelas IIA Ambon berkomitmen menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, transparan, dan akuntabel melalui penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum guna mendukung kelancaran proses penegakan hukum.
Sementara itu, perwakilan Biro Korwas Bareskrim Polri Iptu Pupung Nur Bahari mengapresiasi koordinasi yang dilakukan Rutan Kelas IIA Ambon sehingga proses serah terima berjalan lancar.
"Seluruh proses serah terima berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai prosedur, sehingga proses pengalihan narapidana dapat terlaksana secara aman dan lancar," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!