Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keunikan Danau Kakaban Dioptimalkan untuk Dongkrak Pariwisata Berkelanjutan di Berau.

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 05:00 WIB | Oleh:
Keunikan Danau Kakaban Dioptimalkan untuk Dongkrak Pariwisata Berkelanjutan di Berau. Doc: Antara Foto
Ket. Pesona Danau Kakaban, Berau, Kaltim dengan keunikan ubur-ubur tak menyengat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mengoptimalkan keunikan bentang alam Danau Kakaban sebagai daya tarik utama untuk memperkuat sektor pariwisata bahari yang berkelanjutan di Kabupaten Berau.

"Destinasi ekowisata seluas 400 hektare ini menawarkan fenomena geologi langka berupa danau air asin raksasa yang terbentuk dari struktur atol karang yang terangkat ke permukaan," kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal di Samarinda, Sabtu.

Kawasan konservasi eksotis tersebut memiliki sistem hidrologi alam yang unik dengan kondisi air payau yang terus terjaga berkat pengaruh perpaduan curah hujan, resapan air tanah, serta sirkulasi pasang surut laut.

"Sirkulasi aliran air laut yang terhubung melalui saluran-saluran kecil di bawah tanah ini secara alami menjaga keseimbangan ekosistem danau sehingga menjadi habitat sempurna bagi biota langka," ujar Faisal.

Daya pikat utama wisata alam daratan karst dengan kunjungan sekitar 100 orang per hari, terletak pada dominasi keberadaan empat spesies ubur-ubur tak menyengat, meliputi ubur-ubur emas, ubur-ubur terbalik, ubur-ubur bulan, dan ubur-ubur kotak kecil.

"Isolasi ekosistem yang tertutup rapat ini memicu evolusi adaptasi yang luar biasa, sehingga sebagian spesies ubur-ubur tersebut diperkirakan telah berkembang menjadi subspesies baru yang sangat bernilai bagi riset sains," tuturnya.

Pengelolaan kawasan wisata bahari ini dirancang secara ketat dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan agar bentangan terumbu Halimeda serta kualitas air danau tidak tercemar oleh tingginya aktivitas pengunjung.

"Kita harus memastikan bahwa setiap upaya peningkatan kunjungan pariwisata di Berau mutlak dibarengi dengan langkah pelestarian yang ketat agar warisan prasejarah ini tetap utuh dinikmati generasi mendatang," ucap Faisal.

Sinergi yang kuat antara instansi pemerintah dan warga setempat dinilai sangat krusial untuk mengonversi potensi edukasi ekologi ini menjadi sumber pemberdayaan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

"Melalui pengemasan pariwisata berkelas dunia yang memadukan keajaiban alam dan nilai edukasi, pesona Danau Kakaban siap mengukuhkan identitas ekowisata Kalimantan Timur secara global," kata Faisal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.